4.542 Peserta Tes CPNS Sumbawa, Hanya 57 Masuk Passing Grade

oleh -467 Dilihat

Dipastikan Kuota Tak Terpenuhi

SUMBAWA BESAR, SR (14/11/2018)

Tercatat hanya 57 orang peserta tes CPNS jalur umum Tahun 2018 di Kabupaten Sumbawa yang berhasil masuk passing grade hingga hari terakhir pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Selasa (13/11) kemarin. Artinya dari 217 formasi umum kuota Kabupaten Sumbawa pada tahun ini dipastikan tidak bisa terpenuhi.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumbawa, A Rahim S.Sos yang ditemui di ruang kerjanya, mengakui hal itu. Ia menyayangkan tidak terpenuhinya formasi yang disediakan. Ia berharap ada kebijakan lain dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), agar kuota dalam tes CPNS jalur umum ini dapat terpenuhi. “Apakah itu dalam bentuk nilai Passing Grade-nya diturunkan, atau dengan sistem ranking. Intinya, kita berharap ada kebijaksanaan lain dari Panselnas, supaya kuota formasi yang ditetapkan dapat terpenuhi,” harapnya.

Khusus bagi peserta yang berhasil masuk Passing Grade, masih tersisa satu tes lagi yang harus dilewati agar mereka dapat menyandang status sebagai CPNS. Tes dimaksud adalah Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Untuk pelaksanaan SKB sendiri, Ahim mengaku masih menunggu penetapan dari Panselnas. “Jadwal resmi SKB masih kita tunggu dari Panselnas. Insyaa Allah, bulan ini juga dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan tes CPNS jalur umum tahun ini tercatat 4.656 peserta yang dinyatakan lulus administrasi dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tes SKD sendiri dipusatkan di SMK Negeri 3 Sumbawa. Dari hari pertama test yang digelar 3–13 November, yang tidak hadir sebanyak 114 orang. Sehingga peserta SKD yang mengikuti tes sebanyak 4.542. Bila formasi umum belum memunculkan calon CPNS, tidak demikian dengan formasi khusus tenaga guru honorer K2. Untuk formasi guru honorer K2 ini sudah ada 6 peserta yang digadang-gadang menyandang status sebagai CPNS, setelah dinyatakan memenuhi nilai Passing Grade. Berbeda dengan formasi umum, peserta honorer K2 ini hanya mengikuti satu tes, yakni Seleki Kompetensi Dasar (SKD). Untuk honorer K2, Sumbawa mendapat kuota 58 formasi. Dengan hanya meluluskan 6 peserta, itu berarti 52 formasi K2 ini dipastikan kosong. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *