SUMBAWA BESAR, SR (12/10/2018)
SMK Negeri 3 Sumbawa berhasil mengharumkan nama daerah. Sebab salah satu siswanya bernama Andrian, berhasil menjadi 10 finalis terbaik karya ilmiah remaja pada lomba 2nd Youth Creation tingkat Asia Tenggara. Lomba yang diselenggarakan Seameo Recfo–salah satu unit kegiatan yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkedudukan di Thailand ini, difokuskan pada pengembangan produk inovasi dalam upaya pengentasan masalah makanan dan gizi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Pada lomba tersebut, pelajar kelas XII jurusan Administrasi Perkantoran ini, menampilkan karyanya dengan judul The Uses Of Fish (Scomberomorini and Euthynnus Affinis) Waste As Nutritious Food Product”. Bila diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, karya ilmiah Andrian ini berjudul, Pemanfaatan Limbah Ikan (tulang Tongkol dan Tenggiri) Sebagai Produk Nutrisi Makanan. Atas prestasinya tersebut, Andrian bersama 9 finalis lainnya diundang untuk mempresentasikan hasil karya ilmiahnya ke Jakarta tanggal 14—17 Oktober mendatang. Saat keberangkatannya nanti, Andrian akan didampingi guru pembina KIR, Siti Nur Aisyah, S.Pd.,MSA.
Andrian mengakui bahwa penemuannya tersebut berawal dari melihat banyak orang memakan ikan, lalu tulangnya dibuang. Ia berinisiatif melakukan penelitian. Tulang ikan ini diolah menjadi tepung lalu disulap menjadi kerupuk. Hasilnya, kerupuk itu ternyata memiliki nilai kandungan calsium yang cukup tinggi. Hasil penelitiannya itu dituangkan dalam bentuk proposal dan dikirim kepada penyelenggara. Di luar dugaan dia masuk 30 besar dan selanjutnya menempati 10 besar se Asia Tenggara. “Proposal saya sempat masuk 30 besar. Alhamdulillah, setelah diseleksi lagi, masuk 10 besar bersama beberapa sekolah lainnya di Asia Tenggara,” ucap Andrian.
Sementara itu Kepala SMKN 3 Sumbawa, Jayadi, M.Pd, mengaku sangat bangga atas prestasi yang diraih anak didiknya ini. Melalui kegiatan ini, ia berharap muncul peneliti-peneliti baru yang mampu mengangkat nama sekolah dan daerahnya. Kepada Andrian, ia berpesan untuk menyiapkan diri sebaik mungkin, agar di lomba nanti dapat memberikan hasil terbaik. “Kami mohon do’a seluruh masyarakat supaya Andrian mampu memberikan yang terbaik di lomba ini. Keberhasilan Andrian ini saya harapkan juga menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk meraih prestasi di berbagai bidang,” tandasnya.
Untuk diketahui, selain SMKN 3 Sumbawa, sekolah lain yang masuk 10 besar finalis adalah Chung Ching Middle School dari Brunei. Sura Nari Witthaya Thailand. SMK Negeri I Purwosari Indonesia, SMAN 2 Kendari Indonesia, SMAN 1 Kendal Ngawi Indonesia, SMA Taruna Nusantara Indonesia, SMAN 1 Sumbawa Besar Indonesia, SMK Sanzac KK Malaysia, dan Regional Science High School III The Philippnnes. (JEN/SR)






