SUMBAWA BESAR, SR (06/10/2018)
HUT TNI ke-73 Tahun 2018 merupakan momen special bagi 36 orang anggota Kodim 1607/Sumbawa berpangkat Bintara dan Tamtama. Sebab sejumlah anggota ini naik pangkat. Kenaikan pangkat ini dilaksanakan melalui upacara HUT TNI di Halaman Makodim 1607 Sumbawa, Jumat (5/10). Hadir menyaksikan Wakil Bupati Sumbawa, Anggota Forkopimda Kabupaten Sumbawa, Pimpinan OPD, para Camat dan Lurah se Kabupaten Sumbawa.
Panglima TNI dalam amanatnya yang disampaikan Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Syamsul Huda, SE.,M.Sc menyatakan sangat tepat dalam peringatan HUT TNI ke-73 Tahun 2018 mengambil tema profesionalisme TNI untuk rakyat. Ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagi pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh Negara, adalah semata-mata untuk seluruh rakyat Indonesia.
Disampaikan pula bahwa belajar dari pengalaman masa lalu, mencermati perkembangan masa kini dan memperhatikan tantangan-tantangan di masa depan, TNI harus terus mentransformasi diri, menjadi kekuatan militer yang professional, handal dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan. Pembangunan TNI yang terstruktur dalam rencana Postur TNI dan rencana strategis TNI, pada Tahun 2018 telah mencapai 61,9 % target Minimum Essential Force (MEF), dan diharapkan pada akhit Tahun 2019 akan mencapai 72 % seperti target pemerintah pada akhir Renstra 2015-2019. Berbagai jenis alutsista akan berdatangan pada akhir tahun 2019, seperti rudal Strartreak TNI AD, Kapal Selam TNI AL, Pesawat CN 235 TNI AL dan TNI AU, serta pesawat tempur Sukhoi 35 TNI AU. Sedangkan pembangunan sarana dan prasarana dan pemenuhan alutsista, terus dilaksanakan di empat satuan baru, yaitu Divisi Infanteri 3/Kostrad di Pakatto-Sulawesi Selatan, Koarmada III di Sorong, Koopsau IIIdi Biak, dan Pasmar 3 di Sorong, dan dalam waktu dekat juga akan diresmikan Pangkalan TNI Terpadu Natuna, sebagai pangkalan operasi TNI yang mengandung kekuatan tiga matra.
Panglima TNI juga memberikan 5 penekanan kepada seluruh prajurit TNI dari Sabang sampai Merauke untuk dipedomani, yang pertama yaitu perkokoh iman dan taqwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah, karena hanya kepada-Nya berserah diri dan mendapatkan kekuatan. Kedua, pertahankan dan tingkatkan soliditas TNI serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, agar selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa. Ketiga, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalisme karena setiap saat yugas selalu menanti, menghadapi barbagai macam tantangan tugas yang dilimpahkan kepada TNI. Keempat, mantapkan netralitas TNI baik sebagai individu maupun satuan, dalam pelaksanaan pemilu Tahun 2019, jangan sampai terpancing emosi dan upaya-upaya melibatkan diri dalam mendukung kelompok tertentu selama pentahapan pemilu. Dan kelima, menjalani setiap tugas secara ikhlas, semata-mata untuk kepentingan bangsa dan Negara. (JEN/SR)






