SUMBAWA BESAR, SR (03/10/2018)
Sejumlah pelajar SMP didampingi gurunya dan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa mendatangi Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa, Selasa (2/10) kemarin. Di dalam ruangan itu para pelajar dari salah satu sekolah di dalam Kota Sumbawa ini diminta untuk menceritakan pengalaman dan pergaulannya. Intinya para pelajar ini ‘dibina’ agar pergaulannya tidak salah arah.
Kasi Rehabilitasi BNN Sumbawa, Eli Andriani SKM mengatakan bahwa anak-anak yang digiring ke Polres Sumbawa ini bukan pelajar bermasalah. Mereka hanya diberikan edukasi dan konseling secara hukum agar tidak terlibat dan terpengaruh dengan pergaulan yang merugikan dirinya sendiri. Sebab marak anak-anak yang konsumsi Komix bahkan narkoba. Karena itu melalui konseling ini, mereka akan mengetahui dampak dari barang haram itu baik dari sisi hukum maupun sisi kesehatan.
Sementara itu guru pendamping yang enggan menyebutkan identitasnya mengaku bahwa keberadaan siswanya di Polres Sumbawa hanya kunjungan biasa. Siswanya tersebut bukan kalangan yang terindikasi mengkonsumsi narkoba, melainkan hanya yang sering bolos sekolah. Melalui konseling ini, diharapkan para siswanya dapat menjaga diri untuk tidak terlibat dalam pergaulan negatif. Dengan konseling ini juga siswanya dapat dijadikan agen untuk mengajak teman-temannya agar terhindar dari bahaya narkoba, komix dan barang terlarang lainnya. “Kami memilih siswa-siswa ini yang gampang bergaul. Dari wawasan yang diperoleh di Polres ini, siswa kami ini dapat sharing dengan teman-temannya di sekolah,” ujar Guru BK ini. (JEN/SR)






