SUMBAWA BARAT, SR (12/09/2018)
Tahun 2018 ini pemerintah pusat membuka lowongan Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) serentak 19 September 2018 mendatang. Untuk lowongan ini, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendapat jatah 226 orang.
Ditemui SAMAWAREA, Rabu (12/9) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Abdul Malik mengakui hal itu. Namun pihaknya masih belum mengetahui jumlah kebutuhan masing-masing formasi. “Datanya saat ini sudah ada di provinsi mungkin dalam waktu dekat akan dikirim ke KSB dalam bentuk SK, dan data tersebut yang boleh membuka hanya bupati saja, meski bupati mengetahui tapi tidak boleh dipublikasikan sebelum tanggal 19 September bertepatan dengan pengumuman serentak lengkap dengan persyaratan masing masing formasi,” ungkapnya.
Dijelaskan Malik, dalam rekrutmen CPNS saat ini yang paling diprioritaskan adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, sesuai dengan permintaan daerah sebagaimana pengajuan kebutuhan pegawai belum lama ini. “Secara riel di lapangan kita sangat kekurangan guru PNS dan tenaga medis,” akunya.
Dalam menyambut seleksi CPNS ini, Malik menyatakan persiapannya sudah tidak ada masalah. Komputer dan perangkat lainnya di ruang Diklat sudah tersedia 2013 lalu. Demikian dengan anggaran. “Dalam waktu dekat ini kami akan bentuk panitia penerimaan CPNS,” imbuhnya.
Tapi bagian admin untuk penerimaan CPNS ini yang belum mengikuti pelatihan. Sejauh ini masih menunggu panggilan dari Menteri PAN. Mengenai pelamar, menurut Malik, pada sistem penerimaan saat ini setiap pelamar seluruh Indonesia tidak bisa melakukan pendaftaran di dua tempat. Apabila itu dilakukan maka datanya akan terlihat. Pasalnya seluruh data masuk langsung terintegrasi ke pusat. “Kami berharap kepada semua calon peserta untuk mempersiapkan berkasnya sebaik mungkin yang terintegrasi dengan Dukcapil, jangan coba-coba memalsukan identitas karena itu akan ditolak langsung oleh sistem dan tidak ada waktu untuk memperbaikinya,” tegasnya. (HEN/SR)






