MATARAM, SR (24/08/2018)
NU Peduli akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan pengungsi untuk enam bulan ke depan. Dalam melaksanakan kegiatan itu, NU Peduli memilih Desa Bukit Tinggi sebagai kawasan dampingannya. Hal ini mengingat wilayah tersebut medannya sulit dan jarang disentuh oleh bantuan kemanusiaan pasca gempa. Padahal hampir semua rumah penduduk yang berjumlah 882 KK ini roboh akibat gempa 7 SR dan gempa susulan lainnya. Ini dibenarkan Ketua PC NU Lombok Barat, Dr H Nazar Naamy M.Si usai acara istighosah di lapangan Gunung Sari, Kamis kemarin. “PC NU Lombok Barat di bawah koordinasi NU Peduli melakukan layanan kesehatan, bantuan logistik pengungsi, termasuk terpal, tenda dan pemasangan tandon air kapasitas 5000 liter,” tambah Dr Nazar didampingi Sekretaris PC NU Lombok Barat Ahmad Ali Maksum, M Si.
Lanjut Nazar, PC NU Lombok Barat untuk tanggap darurat gempa berkoordinasi dengan tim NU Peduli sudah mendirikan 4 posko pengungsian yakni di Batu Layar, Gunung Sari, Lingsar dan Narmada. Sejak tanggal 5 Agustus lalu, PC NU Lombok Barat atas donasi dari Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPPBI) Kudus Jawa Tengah mendirikan Masjid Darurat di Desa Longlit Nyiur Lembang, Kecamatan Narmada Lombok Barat. “PC NU Lombok Barat juga mengirimkan satu peleton Banser ke Lombok Timur saat gempa lalu,” ujarnya.
Sementara itu acara doa dan dzikir untuk gempa Lombok yang digelar Pemda Lombok Barat di lapangan Gunung Sari Kamis (23/8) pagi mendapat sambutan dan antusiasme yang luar biasa dari warga Lombok Barat. Lebih dari 5000-an warga menghadiri acara ini. Tampak hadir Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi, Rois Syuriah PBNU, Prof Dr Kyai Manarul Hidayat MA, Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid dan jajaran muspida Lombok Barat serta Ketua PW NU NTB, TGH Taqiuddin Mansyur yang didampingi Sekretaris PW NU NTB, Lalu Winengan.
Usai Acara Istighosah, Tim Medis NU Peduli menggelar pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis masyarakat korban gempa yang mendapat sambutan hangat warga yang memeriksakan kesehatannya. “Alhamdulilah pelayanan kesehatan NU Peduli mendapat sambutan baik dari warga dan pengungsi Lombok Barat,” pungkasnya. (SR)






