NU Peduli Bagikan Hewan Kurban untuk Para Pengungsi

oleh -298 Dilihat

MATARAM, SR (24/08/2018)

Ketua Tim NU Peduli untuk korban Gempa Lombok, Baiq Mulianah mengatakan usai tanggap darurat gempa yang ditetapkan pemerintah tanggal 25 Agustus mendatang, Tim NU Peduli akan tetap menyalurkan distribusi bantuan untuk korban gempa. Selain itu mengerahkan tim medis, paramedis dan trauma healing untuk memulihkan dan mengobati penyakit di sejumlah tenda pengungsian. “Saat ini NU Peduli mengkoordinir 34 orang tim medis, termasuk dokter spesialis yang diperbantukan di RS Darurat Pemda KLU maupun yang melakukan pelayanan kesehatan di puluhan titik pengungsian,” ungkap Baiq Mulianah di Posko Utama NU Peduli, Aula PW NU NTB, Jalan Pendidikan Mataram, Kamis (23/8).

Menurut Baiq Mulianah, NU Peduli hingga saat ini tetap menyalurkan bantuan kemanusiaan dari para donatur untuk korban gempa. Relawan-relawan NU Peduli tetap bergerak di setiap titik pengungsi yang kurang mendapatkan perhatian. “Untuk agenda Bhakti Sosial Kesehatan Kamis ini, tim medis NU Peduli menggelar pengobatan gratis usai istighosah di Lapangan Gunung Sari dan di Desa Bukit Tinggi Lombok Barat karena secara geografis dusun tersebut terpencil dan luput dari perhatian,” imbuhnya.

Baiq Mulianah melanjutkan, untuk hewan korban, NU Peduli mendapatkan bantuan 12 sapi dan 12 kambing dari para donatur. “Semua hewan korban itu akan disalurkan dan dibagikan ke semua titik korban gempa melalui PC NU se-Pulau Lombok dan titik pengungsi lainnya seperti Tegal kota Mataram, Sigar Penjalin, Santong, Mumbul Sari, Gunung Sari, Sambelia, Obel-Obel, dan lainnya,” tambahnya.

Baiq Mulianah juga menginformasikan NU Peduli juga akan menerima donasi dari Bank of China sebesar Rp 100 juta untuk korban gempa Lombok. “Untuk MoU nya di Jakarta, Jumat (24/8) yang diwakili PBNU/LazisNU,” ujar Baiq Mul .

Selain memberikan bantuan yang bersifat karikatif dan medis, NU Peduli juga akan memberikan pendampingan dan pemberdayaan dibeberapa titik pengungsi selama 6 bulan terhitung mulai bulan September 2018. Baiq Mulianah menambahkan untuk pendampingan pengungsi, pihak NU Peduli akan menitikberatkan pada upaya pemulihan dan rehabilitasi paska gempa. “Ada lima program atau klaster yang akan dilakukan Tim NU Peduli dalam pemberdayaan pengungsi ini yakni program kesehatan, pendidikan, perlindungan dan pengungsian, logistik dan sarana prasarana,” kata Baiq Mulianah sembari mengatakan kelima klaster tersebut saling kait mengait satu sama lain. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *