Polisi Lubangi Kaki Spesialis Pencuri Sarang Burung Walet

oleh -342 Dilihat

MATARAM, SR (31/07/2018)

Tim Resmob 701 Reskrim Polres Mataram terpaksa melubangi kaki kiri spesialis pencurian sarang burung walet. Akibatnya IR (20 tahun) warga Ampenan Kota Mataram ini harus digotong ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. IR merupakan otak dari empat TKP yang meresahkan para pengusaha burung wallet ini. Aksinya dilakukan sejak 2017 lalu, bermula di lingkungan tempat tinggalnya, Kampung Banjar Ampenan Kota Mataram, di kediaman Muhammad Harahara (45 tahun), lalu Jalan Saleh Sungkar Batu Raja di Ruko milik Saleh Bagis (63). Selanjutnya di Dusun Montong Tangar Desa Batu Kumbung Kecamatan Lingsar Lombok Barat tepatnya rumah Guraisy (43 tahun).

Kapolres Mataram, AKBP Muhammad SIK yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Senin (30/7), membenarkan tertangkapnya otak dan spesialis pencurian sarang burung wallet. Dalam aksinya, pelaku bersama teman-temannya masuk ke rumah korban dengan cara naik ke lantai II melalui kabel panjang lalu merusak jendela. Mereka langsung mengambil sarang burung wallet seberat 2 kilogram. Di TKP lainnya, mereka mengambil sarang burung wallet yang masih belum siap dipanen. Dari aksinya, korban dirugikan puluhan juta rupiah.

Polisi yang menerima laporan melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tiga pelaku yakni SA, IW dan MA. Kini ketiganya sedang menjalani hukuman. Sedangkan IR kabur dan ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi terus mengejarnya. Kemarin, Tim Resmob 701 menggrebeg kediaman pelaku namun tidak berhasil karena bersembunyi di daerah Batu Layar Lombok Barat yaitu di Melase dan Aik Genit. Ketika polisi kesana, pelaku berhasil meloloskan diri.

Selanjutnya pelaku terendus bersembunyi di salah satu rumah warga di Kampung Banjar Ampenan. Polisi yang datang diketahui pelaku yang kemudian mencoba kabur ke arah pantai. Beberapa kali tembakan peringatan tak digubris, akhirnya polisi mengambil tindakan melumpuhkan. Timah panas bersarang di kaki bagian kiri pelaku. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *