Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, RSUD Sumbawa dan RS Airlangga Teken MoU

oleh -788 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (25/06/2018)

Sejak dilantik menjabat Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri langsung bergerak. Lobi-lobi dilakukan bagi kemajuan rumah sakit kebanggaan daerah maupun dalam upaya mendukung relokasi RSUD Sumbawa yang masih berproses. Salah satu ikhtiar dr. Dede—sapaan Direktur RSUD Sumbawa ini, adalah mendatangkan Prof. Dr. Nasronudin, dr.sp.PD.,K-PTI., FINASIM, Direktur Rumah Sakit Universitas Airlangga—Surabaya bersama rombongan, yang rencananya tiba di Sumbawa 2 Juli 2018.

Prof Nasronudin ini akan melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan Bupati Sumbawa bagi pengembangan RSUD Sumbawa. “Kebetulan Profesor Dr. Nusronudin ini adalah guru besar saya dulu saat kuliah di Universitas Hang Tuah, dan kebetulan juga anak beliau akan mengabdi di RSUD Sumbawa sebagai Dokter Spesialis Dalam. Jadi kesempatan ini saya manfaat untuk menjalin kerjasama. Upaya ini direspon positif, dan Dirut RS Airlangga ini akan datang bersama seluruh perangkatnya,” kata dr. Dede yang hanya ditemui SAMAWAREA di ruang kerjanya, Senin (25/6).

Kerjasama ini dinilai dr. Dede, sangat penting bagi pengembangan rumah sakit maupun peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Sumbawa. Dari kerjasama ini, RS Airlangga akan memenuhi kebutuhan dokter terutama dokter spesialis di RSUD Sumbawa. Seperti spesialis dasar yakni Spesialis Dalam, Bedah, Anak dan Kandungan. RSUD Sumbawa harus memiliki dua orang dokter untuk masing-masing spesialisasi. “Spesialis Anak dan Kandungan sudah ada dua orang, tinggal tambahan untuk spesialis dalam dan bedah. Tapi rencananya dalam waktu dekat tambahan untuk spesialis dalam sudah terpenuhi menjadi dua orang dokter,” ujarnya.

Setelah spesialis dasar ini terpenuhi lanjut dr. Dede, spesialis penunjang juga akan diupayakan. Misalnya spesialis mata dan lainnya. Sehingga ketika pasien datang ke IGD, dokter setempat akan menghubungi dokter spesialisnya sesuai dengan hasil diagnosa penyakit pasien dimaksud. Ini juga menjadi bagian yang diupayakan dalam kerjasama tersebut. Bukan hanya pemenuhan spesialis, MoU dengan RS Airlangga itu juga untuk peningkatan sumber daya manusia. Putra daerah yang menjadi dokter dan ingin mengambil spesialisasi diharapkan akan mendapat prioritas dari RS Airlangga. “Jika ini sudah berjalan, maka ketika RSUD Sumbawa direlokasi, kita sudah siap dengan sumberdayanya,” imbuhnya.

Disinggung mengenai fasilitas terutama tunjangan kesejahteraan bagi dokter spesialis yang didatangkan, dr. Dede mengatakan akan melakukan sharing antara pendapatan BLUD dengan anggaran daerah. “Ini semua kami lakukan untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumbawa. Ketika masyarakat sehat, daerah menjadi kuat dan kesejahteraan akan terpenuhi,” pungkasnya. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *