DENPASAR, SR (31/05/2018)
Momen buka puasa memang hal yang biasa dijumpai di kalangan umat Muslim dalam bulan suci Ramadhan. Namun bagi sebagian orang yang sedang menjalani masa pembinaan di Rumah Tahanan Negara maupun Lapas menjadi hal yang luar biasa ketika bisa berbuka puasa bersama keluarga dan handai taulan. Inilah yang dialami Muhammad Moein—narapidana yang menjadi warga binaan di Rutan Negara, Kamis (31/5). Mimpinya untuk berbuka puasa bersama keluarga menjadi kenyataan. Ini ketika keluarganya dan keluarga narapidana muslim lainnya diberikan kesempatan berbuka bersama di Rutan Kelas IIB Negara. “Bersyukur sekali pihak Rutan melaksanakan kegiatan seperti ini, rasa rindu masakan keluarga jadi terobati, alhamdulilah,” ucap Moein.
Memang sebelum memasuki bulan puasa, pihak Lapas setempat sudah mengagendakan dalam rapat rutin evaluasi program pembinaan dalan bentuk kegiatan buka puasa bersama keluarga narapidana. “Ini juga sesuai dengan arahan kepala Rutan dan disepakati oleh Tim Pengamat Pemsyarakatan (TPP) Rutan Negara,” ungkap Kepala Rutan melalui Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan, I Nym Tulus Sedeng.
Secara psycologis kegiatan ini bisa membuat suasana hati dan pikiran narapidana menjadi lebih kondusif sehingga bisa meningkatkan kualitas ibadahnya. Pada pagi harinya juga dilaksanakan layanan kunjungan bersama dalam rangka peringatan Hari Raya Galungan 2018. Sekitar 200 pengunjung terlayani untuk bertemu dengan keluarganya yang sedang berada di Rutan. Rutan negara sebagai institusi yang melaksanakan perawatan tahanan dan pembinaan narapidana terus berusaha melakukan inovasi-inovasi dan variasi untuk meningkatkan pelayanan pemasyarakatan kepada publik. (SR)






