Jatuh dari Pohon Kelapa, Penyadap Tuak Tewas

oleh -375 Dilihat
Mendiang Nengah Yasa alias Pan Leging (52 thn).

BALI, SR (31/05/2018)

Naas menimpa Nengah Yasa alias Pan Leging (52 thn). Warga Banjar Keloda, Desa Besan, Dawan, Klungkung, meregang nyawa setelah terjatuh dari atas pohon kelapa, Selasa (29/5). Korban ditemukan sudah meninggal dunia pukul 18.00 Wita tergeletak di kebun miliknya.

Awalnya korban pamit pergi ke ladang pukul 17.00 Wita untuk menyadap tuak. Karena pekerjaannya adalah penyadap tuak tradisional. Dia mengambil tuak kelapa untuk dijadikan gula merah. Korban ditemukan pertamakali oleh I Nengah Sudiasa (36) juga asal Banjar Kelodan. “Dia ditemukan di bawah pohon kepala setinggi 25 meter dalam kondisi sudah sekarat,” ujar Kapolsek Dawan AKP Kadek Suadnyana saat dikonfirmasi kemarin.

Saat itu korban ditemukan dalam posisi menengadah ke atas dengan kondisi tak sadarkan diri. Kemudian Sudiasa memanggil warga lainya Mangku Kembar (70) bersama-sama mengangkat korban. Karena kondisi yang cukup parah keduanya yang masih kerabatnya ini melarikan korban ke RS Klungkung. Namun setelah tiba di rumah sakit korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Pihak rumah sakit menduga korban sudah meninggal dunia di TKP. Oleh kerabatnya, jenazah dipulangkan dan dilakukan proses penguburan sekitar pukul 20.30 Wita di Setra Adat Besan, Dawan.

Sementara itu korban mengalami luka pada bagian perhelangan tangan kiri patah, leher patah dan tulang tengkorak pecah. Kuat dugaan korban terjatuh dengan posisi kepala di bawah sehingga tempurung kepala bagian atas pecah. Sementara dari kedua telinga korban mengeluarkan darah segar. Pihak Polsek sudah melakukan olah TKP. Dari hasil sementara korban tewas karena kecelakaan sendiri. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *