Dibantai Massa, Terduga Pencuri Ternak Tewas, Satu Sekarat

oleh -636 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (29/05/2018)

Satu terduga pelaku pencurian ternak tewas dan satu lainnya sekarat dalam aksi massa yang terjadi di Simpangan Batu Tering, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa, Senin (28/5) malam. Peristiwa mengerikan ini terjadi beberapa saat setelah warga setempat menunaikan ibadah sholat Taraweh sekitar pukul 22.00 wita. Kedua terduga ini kepergok warga membawa ternak kerbau yang sudah dipotong dan dikuliti menggunakan mobil Pick-up L-300. Sempat terjadi kejar-kejaran oleh warga Brang Rea yang kemudian diikuti massa dari desa lainnya yakni Desa Samung, Sebasang, Ketanga dan Batutering. Dalam aksi yang cukup dramatis ini, pelarian terduga berakhir setelah berhasil dicegat warga Desa Batu Tering. Seperti dikomando, massa langsung bertindak menghakimi kedua terduga tanpa ampun. Satu terduga tewas mengenaskan dan satu lainnya sekarat dalam kondisi bersimbah darah. Aksi massa tidak berhenti. Mobil Pick-up yang digunakan terduga untuk melakukan pencurian ternak, dibakar. Banyaknya massa membuat personil dari Polsek Moyo Hulu kewalahan sehingga meminta bantuan BKO anggota dari Polres Sumbawa. Malam itu juga anggota yang dipimpin Kabag Ops, Kompol Jamaluddin S.Sos mengendalikan situasi. Bahkan secara kebetulan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc dan rombongan dalam perjalanan pulang Safari Ramadhan dari Kecamatan Lunyuk ikut menenangkan warga. Setelah negosiasi yang alot, akhirnya satu terduga yang masih bernyawa dievakuasi aparat bersenjata lengkap. Hasil identifikasi polisi, terduga pencuri ternak yang tewas berinisial SH warga Desa Langam Kecamatan Lopok, sedangkan yang selamat namun sekarat berinisial CN warga Desa Maman Kecamatan Moyo Hulu.

Kabag Ops Polres Sumbawa, Komisaris Polisi (Kompol) Jamaluddin S.Sos yang dikonfirmasi mengatakan malam itu pihaknya menurunkan sekitar 30 personil bersenjata lengkap. Saat tiba di lokasi pihaknya langsung melakukan negosiasi guna mengevakuasi salah seorang terduga pelaku berinisial CN yang kondisinya terluka parah. CN saat itu mengamankan diri di salah satu rumah warga. Negosiasi yang cukup alot ini membuahkan hasil. CN langsung dibawa ke Sumbawa dan diinapkan di RSUD Sumbawa untuk menjalani perawatan medis hingga saat ini. Demikian dengan SH—terduga lainnya yang sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan luka-luka di sekujur tubuhnya, diidentifikasi dan dievakuasi. “Situasi sudah aman terkendali,” demikian Kabag Ops, seraya mengatakan untuk perkembangan lebih lanjut mengenai penanganan kasus ini dapat dikonfirmasi langsung ke Kasat Reskrim Polres Sumbawa.

Sementara Kasat Reskrim, AKP Zaky Maghfur SIK sampai saat ini belum berhasil dikonfirmasi meski sudah beberapa kali dihubungi. (JEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *