KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BNN KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, SR (08/05/2018)
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumbawa terus mengadvokasi masyarakat sebagai upaya mewujudkan pembangunan berwawasan anti narkoba. Seperti kegiatan yang digelar BNN Sumbawa di Hotel Suci Sumbawa, Senin (7/5) kemarin. Kegiatan bertajuk “Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba Kepada Institusi Pendidikan” ini diikuti 30 orang pelajar, kepala sekolah, guru dan ketua komite dari sejumlah SMP di dalam Kota Sumbawa dan sekitarnya. Yakni SMPN 1 Sumbawa Besar, SMPN 2 Sumbawa Besar, SMPN 3 Sumbawa Besar, SMPN 5 Sumbawa, MTS Negeri Sumbawa, SMP Diponegoro, SMPN 1 Badas, SMPN 1 Untir Iwes, dan SMPN 1 Moyo Hilir. Hadir sebagai narasumber Kepala BNN Kabupaten Sumbawa AKBP Syirajuddin Mahmud yang menyampaikan materi tentang sinergitas BNN dan Lembaga Pendidikan dalam upaya menekan angka penyalahguna narkoba di lingkungan pendidikan. Kemudian Nursyafruddin, A.Md (Kepala Seksi Pencegahan & Dayamas BNN Sumbawa) dengan materi tentang Prestasi Tanpa Narkoba, dan Shalahuddin SH selaku pejabat yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa dengan materi tentang Peran dan Langkah Kebijakan Lembaga Pendidikan Dalam Upaya P4GN.
Kegiatan ini bertujuan agar seluruh pemangku kebijakan maupun organisasi yang terlibat langsung dalam lembaga pendidikan dapat mengetahui dan paham akan bahaya penyalahgunaan narkoba khususnya pada institusi pendidikan. Selain itu mendorong untuk diakomodirnya program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) dalam kurikulum maupun program-program kegiatan organisasi sekolah/pendidikan yang ada di Kabupaten Sumbawa. Misalnya kegiatan dalam bentuk kegiatan sosialisasi, test urine dan pembentukan Satgas di lingkungan pendidikan sehingga diharapkan pada akhirnya seluruh siswa atau pelajar Kabupaten Sumbawa dapat secara nyata ikut serta dalam P4GN secara dini. Sebab keadaan saat ini di Kabupaten Sumbawa sudah mencapai titik darurat.
Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi atau tanya jawab serta penyerahan sertifikat kepada para peserta yang ikut hadir pada kesempatan tersebut. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sangat merespon dan berharap ada tindaklanjut untuk dituangkan dan dirumuskan dalam kebijakan program lembaga pendidikan. Harapan akhir dari kegiatan ini adalah agar masing-masing unsur baik kepala sekolah, guru BK, maupun pihak komite dapat berkomitmen membantu memerangi narkoba di lingkungan pendidikan. (JEN/SR/*)






