LOMBOK TENGAH, SR (05/04/2018)
Calon Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc selalu mendapat sambutan hangat masyarakat. Sebab cara mensosialisasikan diri sangat berbeda dengan calon-calon lainnya. Cagub enerjik yang paling muda ini turun ke pelosok hingga paling terpencil untuk menyapa dan mendengar aspirasi sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat. Bahkan dalam sehari bisa mencapai 30-40 titik. Hampir semua lokasi disambangi. Untuk kali ini giliran masyarakat Batukliang Utara, Lombok Tengah yang dari pagi hingga siang hari Kamis (5/4) kemarin, menunggu kedatangan Cagub yang dikenal ramah dan murah senyum ini. Di salah satu titik pertemuan, di Desa Lantan, salah seorang tokoh masyarakat Batukliang Utara TGH. Jamaluddin menyampaikan bahwa dalam memilih pemimpin sama dengam membeli barang. “Kita harus tahu barangnya seperti apa. Jangan hanya perlihatkan fotonya saja, fisiknya juga harus kita tahu. Apakah barangnya bagus, barangnya berkualitas. Nah, Doktor hadir di sini, bersilaturrahim dengan kita agar kita bisa tahu calon pemimpin kita, bisa kenal calon pemimpin kita,” katanya.
Di akhir sambutannya, TGH. Jamaluddin menutup dengan sebuah syair, “Dalam hati yang indah, Dalam hati yang Ikhlas Terukir namamu, Zulkieflimansyah”.
Doktor Zul sendiri merasa sangat bahagia atas sambutan hangat masyarakat Batukliang Utara. Ia bersyukur, kehadirannya ke kampung-kampung dan dusun-dusun, tidak pernah ada permintaan yang macam-macam dari masyarakat, malah ia didoakan selamat dunia akhirat. “Sudah dua bulan lebih saya turun menyapa masyarakat, turun ke kampung dan dusun-dusun, tapi belum pernah saya menemukan permintaan aneh-aneh. Tidak pernah ada tokoh masyarakat yang meminta didaratkan pesawat di kampungnya, mereka malah mendoakan, semoga kami selamat dunia akhirat,” ungkapnya.
Cagub nomor urut tiga ini menjelaskan betapa pentingnya memikirkan pemilihan gubernur dengan baik. Ada keterkaitan pemilihan gubernur dengan kepedulian. “Kalau kemudian orang yang terpilih menjadi pemimpin tidak punya kemampuan, tidak punya kapasitas, dan punya orientasi lain buat kehidupannya sendiri, maka mimpi-mimpi anak-anak kita ke depan akan hancur,” tukasnya.
Masyarakat diminta berhati-hati dalam memilih pemimpin NTB. Jika salah memilih dan tidak hati-hati, masyarakat bisa mati di tengah keberlimpahan, bagaikan anak ayam yang mati di lumbung padi. “Jangan pilih pemimpin yang hobi umbar janji apalagi yang selalu menjelekkan calon lain,” tegasnya.
Hingga pukul 14.00 Cagub yang akrab disapa Bang Zul ini telah mengunjungi 7 titik pertemuan di antaranya Dusun Jeliman, Dusun Sintung Timur, Ai Berik, Dusun Sumberan, Dusun Lantan, Dasan Lekong, dan Teratak. (SR)






