SUMBAWA BESAR, SR (17/04/2018)
Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Kemala Bhayangkari ke-38 di Kabupaten Sumbawa berlangsung meriah. Berbagai kegiatan digelar baik yang melibatkan internal pihak yayasan setempat maupun masyarakat umum. Seperti Lomba Bernyanyi Lagu Wajib Nasional dan Fashion Show diselenggarakan Yayasan Kemala Bhayangkari Kabupaten Sumbawa, Minggu (15/4) kemarin. Lomba Bernyanyi Lagu Wajib Nasional ini diikuti murid TK/PAUD se-Kabupaten Sumbawa. Sementara Lomba Fashion Show ini diikuti oleh anggota Bhayangkari Cabang Sumbawa dan masyarakat umum. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Mapolres Sumbawa tersebut cukup semarak.
Ketua Yayasan Bhayangkari Cabang Sumbawa, Ny. Metha Yusuf Sutejo yang ditemui SAMAWAREA mengakui lomba yang dilaksanakan itu guna memeriahkan HUT Kemala Bhayangkari ke-38 tahun 2018. Dijelaskannya, Yayasan Kemala Bhayangkari menanungi TK, SD, SMP dan SMA. Namun karena di Sumbawa hanya ada TK, maka Lomba Bernyanyi hanya untuk anak-anak TK se-Kabupaten Sumbawa. Lomba ini khusus menyanyikan lagu wajib nasional agar anak-anak bisa lebih mengenal dan mencintai lagu nasional yang sekarang terlupakan. “Tambahan pilihan lainnya adalah lagu bebas, tapi bukan lagu dewasa,” imbuhnya.
Menurutnya, saat ini sebagian besar anak-anak sudah tidak mengenal lagu nasional. Karena mereka cenderung memainkan permainan melalui gadget dan itu dibiarkan orang tua. Anak-anak juga belum menghafal Pancasila. Ia berharap melalui lomba bernyanyi ini menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak maupun kecintaannya terhadap bangsa dan tanah air. Dengan berani tampil saja, merupakan sesuatu hal yang sangat bagus.
Istri Kapolres Sumbawa ini mengakui animo masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut cukup tinggi. Dibuktikan dengan peserta Lomba Bernyanyi yang melebihi target. Awalnya, pihaknya hanya menargetkan peserta sebanyak 20 orang, namun yang mendaftar mencapai 40 orang.
Kemudian Lomba Fashion Show. Lomba ini mengusung tema peragaan batik kreatif. Tujuannya untuk memperkenalkan bahwa Bhayangkari ada di tengah-tengah masyarakat. Lomba ini baru pertamakali dilaksanakan di Kabupaten Sumbawa. Pesertanya bukan hanya anggota Bhayangkari, melainkan juga Polwan dan masyarakat umum. Para peserta tampil anggun dan memikat dengan busana batik yang beragam. “Selama kepemimpinan suami saya di sini sebagai Kapolres Sumbawa, pasti kami akan memberikan yang terbaik,” tandasnya. (JEN/SR)







