Dibantai di Sawah, Seorang Petani Tewas Bersimbah Darah

oleh -332 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (24/04/2018)

Patacora (55) ditemukan tewas bersimbah darah di pematang sawah, Orong Tengah, Desa Kalimango, Kecamatan Alas, Senin (23/4) sore. Tubuhnya penuh luka terbuka. Kepala bagian belakang petani yang tinggal di Desa Juranalas ini mengalami luka tebasan senjata tajam. Luka serupa juga teridentifikasi di telinga hingga pipi, robek ibu jari tangan kiri, robek lengan kanan, luka menganga bahu belakang dan punggung. Jasad korban langsung dievakuasi anggota Polsek Alas yang turun ke TKP setelah menerima laporan keluarga adik ipar korban. Hasil penyelidikan polisi, korban ditebas AI (20) tetangganya. Saat itu juga polisi bergerak mengamankan tersangka. Untuk menghindari adanya hal yang tidak diinginkan, tersangka dipindahkan ke Polres Sumbawa.

Menurut informasi, kasus ini berawal dari masalah air di sawah. Air irigasi yang masuk ke sawah pelaku sudah penuh. Kemudian pelaku menjebol sawahnya untuk mengeluarkan sedikit air. Namun air tersebut mengalir masuk ke areal persawahan korban yang berada bersebelahan dengan sawah milik pelaku. Korban pun marah sehingga terlibat cekcok hingga akhirnya terjadi pertumpahan darah.

Kapolres Sumbawa, AKBP Yusuf Sutejo SIK MT yang dihubungi SAMAWAREA membenarkan adanya kasus pembunuhan itu dan tersangkanya sudah ditangkap. Hasil pemeriksaan sementara, kasus itu bermotif dendam karena korban merasa sakit hati kerap dimarahi dan dipukul korban. Namun pihaknya masih mendalaminya, termasuk terkait persoalan air di persawahan yang diduga menjadi pemicu terjadi kasus pembunuhan ini. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *