Salam “Perubahan” Sambut Lutfi Feri di Paruga

oleh -441 Dilihat

KOTA BIMA, SR (26/03/2018)

Kandidat kuat Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Bima 2018-2023, HM. Lutfi SE–Feri Sofiyan SH (Lutfi-Feri), disambut meriah di Lingkungan Suntu Kelurahan Paruga Rasanae Barat Kota Bima, Minggu (25/3) malam. Lutfi—Feri yang didampingi isteri masing-masing, Hj. Elly Alwaini dan Ny Jumriah ini disambut gemuruh warga baik tua maupun muda. Mereka sebagian besar memegang obor. Kedua paslon ini diarak berjalan kaki mulai dari Cabang Yasin Harapan menuju acara silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan Lutfi-Feri di samping SDN 2 Kota Bima. Diiringi musik tradisional Gantao, di sepanjang jalan terdengar yel-yel dari ribuan massa dan pekikan “Salam Perubahan” dan “Salam 2 Jari” sebagai bentuk dukungan kepada paslon usungan sembilan Parpol tersebut (Golkar, PAN, Gerindra, PPP, PBB, PKB, Nasdem, PKPI, dan Hanura).

Demikian ketika tiba di arena silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan, Lutfi-Feri juga mendapat sambutan meriah dari para undangan yang sudah menunggu terutama dari kalangan ibu-ibu yang begitu antusias. Pasangan yang dielu-elukan ini dikalungi bunga sebagai bentuk kecintaan dan peghormatan warga Kelurahan Paruga terhadap pencalonan mantan anggota DPR RI dua periode dan mantan Pimpinan DPRD dua periode tersebut. “Salam Perubahan, hidup Lutfi-Feri,” teriak ibu-ibu lingkungan Suntu yang terdengan kompak.

Malam penyambutan Lutfi-Feri  benar-benar semarak dan meriah, apalagi di tengah ribuan warga masyarakat tersebut hadir sejumlah tokoh berpengaruh di Kelurahan Paruga di antaranya, Drs. H. Muhammad, Drs. H. A Karim Azis SH, H. Najib Jawa Baru, Alfian Indrawirawan S.Adm, Wahyuddin, S.Ag, H. Farid, Johan Jefris (Dae Johan), Syarif Grand, Amran H. Yasin dan Sudirman.

Suasana kian semarak ketika H. A. Karim Azis atau yang kerap disapa Dae Kero ini didaulat menyampaikan kata sambutan. Dengan gaya serius tapi kocak, pakarnya Pantun Bima ini mampu mengocok perut ribuan undangan yang hadir, tak terkecuali Paslon Lutfi-Feri. “Malampasi para kesem, tantu santudamu. Lampasi duamu wara lenga nuntu laomu, malampasi tolu, wara sabua di ma wu’u (jika jalan sendiri maka akan tersesat, jika jalan berdua maka ada teman yang mendampingi, jika jalan bertiga maka ada satu orang yang cemburu),” ucap Dae Kero disambut riuh tawa para hadirin.

Pada kesempatan itu, Dae Kero mengajak seluruh komponen warga Kelurahan Paruga untuk bersatu dan bersama-sama memenangkan pasangan calon nomor urut 2. “Itu keinginan saya, mari kita satukan hati memenangkan Lutfi-Feri. Insya Allah Suntu-Paruga siap mendukung dan memenangkan nomor urut 2, wabil khusus warga di RW 01 dan RW 02,” ucapnya.

Ia juga menitip pesan dan harapan kepada Lutfi-Feri agar jika nantinya terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bima 5 tahun kedepan dapat menuntaskan pembangunan Masjid Raya Al-Muwahiddin Bima. “Jika bisa setiap tahunnya dianggarkan Rp 5 Milyar untuk Masjid Raya,” pesannya yang justru langsung dijanjikan Rp 10 Milyar setiap tahun oleh Calon Walikota Bima, HM. Lutfi, SE.

Pantauan di lapangan, sebelum hadir di acara malam silaturahim dan pengukuhan Tim Pemenangan pada sore harinya, Lutfi-Feri blusukan di wilayah Suntu dan Paruga. Saat blusukan keduanya disambut begitu meriah dan penuh keakraban. Keduanya diarak warga menyusuri lorong-lorong gang sekaligus melihat langsung kondisi lingkungan Suntu dan Paruga, terutama warga yang dekat dengan bantaran sungai. Pada kesempatan itu, Lutfi-Feri juga melihat langsung lokasi jembatan gantung yang selama ini sudah tidak berfungsi lagi akibat diterjang banjir tahun lalu. Jembatan tersebut merupakan jalan alternatif penghubung Kelurahan Dara dan Paruga. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *