Dr. Abi Mang Gelontorkan Bantuan untuk Unter Iwis Hampir 2 M

oleh -340 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (05/03/2018)

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa, Dr. Drs. A. Rachman Alamudy SH M.Si kembali menyapa masyarakat di daerah pemilihannya meliputi Kecamatan Unter Iwis, Kecamatan Batu Lanteh dan Kecamatan Badas. Kehadiran politisi Golkar tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam rangka kegiatan Reses I Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Tahun 2018. Minggu (4/3) tadi malam, Doktor Abi Mang—sapaan akrab wakil rakyat yang dikenal santun ini, menggelar reses di Dusun Sering Ai Beta, Desa Kerato, Kecamatan Unter Iwis. Kesempatan itu tidak disia-siakan warga yang antusias mengusulkan berbagai program. Sebagian besar usulan terkait proyek fisik seperti saluran irigasi, talud dan jalan lingkungan. Ada juga yang mengusulkan bantuan masjid, rehab mushollah dan pengadaan tempat memandikan jenazah.

Dalam kesempatan itu Doktor Abi Mang menjelaskan pentingnya reses. Menurutnya, reses anggota dewan sangat urgen dan bermanfaat baik untuk anggota itu sendiri maupun masyarakat selaku konstituennya. Melalui reses, masyarakat dapat menerima informasi tentang pembangunan, di samping dapat menyampaikan keluhan tentang permasalahan apapun. Selain itu reses juga menjadi saluran yang efektif untuk menyampaikan aspirasi. Sementara dari sisi anggota DPRD, bisa berinteraksi langsung dengan konstituennya, menyampaikan sekaligus menyerap informasi untuk menjadi referensi dalam pelaksanaan tugasnya sebagai wakil rakyat. “Reses ini kewajiban kami selaku anggota DPRD untuk menggali aspirasi dan memperjuangkannya. Jadi kami berharap masyarakat menjadikan forum reses ini untuk berkomunikasi dalam upaya memecahkan persoalan masyarakat dan daerah,” ujar Dr. Abi Mang mengawali sambutannya.

Terkait dengan aspirasi masyarakat, Inisiator Kota Samawa Rea ini mengaku selama periodenya di DPRD Sumbawa sudah menggelontorkan bantuan hampir mencapai Rp 2 miliar untuk masyarakat dan pembangunan di wilayah Kecamatan Unter Iwis. Bantuan ini belum termasuk Kecamatan Batu Lanteh dan Kecamatan Badas. Hampir semua masjid di Dapil 3 tersebut sudah terjamah melalui bantuan keuangan bersifat khusus atau yang dikenal masyarakat sebagai dana aspirasi. “Kami hadir di sini untuk mengevaluasi kembali permasalahan masyarakat guna dicarikan solusinya. Dari aspirasi warga di sini akan kami singkronkan dengan rencana kerja pembangunan jangka menengah, serta kemampuan anggaran daerah,” jelasnya.

Untuk diketahui, ungkap Abi Mang, anggaran daerah Pemerintah Kabupaten Sumbawa sangat terbatas karena terjadi pengurangan alokasi dari pusat. Selain itu sebagian besar anggaran daerah dialokasikan untuk membiayai proyek-proyek besar sebagai bagian dari visi misi pemerintahan Husni—Mo. Seperti pembangunan RSUD Sumbawa di BBU Sering, pembebasan lahan proyek pelebaran Jalan Garuda, pembebasan lahan pembangunan Bendungan Beringin Sila dan lainnya. Untuk menyiasati keterbatasan anggaran, maka program masyarakat yang dapat direalisasikan adalah yang bersifat prioritas. Mengenai aspirasi bantuan masjid dan mushollah di Desa Kerato termasuk Dusun Ai Beta ini, politisi kawakan tersebut siap merealisasikannya. Demikian dengan usulan pengadaan tempat memandikan jenazah juga akan disegerakan. Sedangkan pengerjaan talud, saluran dan jalan, Abi Mang berjanji akan mengajak Dinas PUPR selaku leading sektor terkait untuk turun melakukan pengecekan lapangan sekaligus memastikan rencana anggaran. Jika memungkinkan akan diupayakan pada APBD Perubahan 2018 atau APBD 2019 mendatang. “Selama memungkinkan, anggaran tersedia dan tidak ada persoalan di lapangan, semua aspirasi masyarakat akan mendapat perhatian pemerintah,” pungkasnya. (JEN/SR*)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *