MATARAM, SR (26/03/2018)
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB hari ini memperkenalkan 400 bakal calon legislatif (caleg) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Ratusan Bacaleg itu diperkenalkan ke publik langsung dari Kantor DPW PKS NTB.
Ketua DPW PKS NTB, Abdul Hadi mengaku sengaja memperkenalkan para bakal caleg tersebut jauh hari agar para bakal caleg bisa melakukan sosialisasi dini. “Jadi para bakal Caleg ini punya range waktu yang panjang untuk sosialisasi dengan masyarakat di dapilnya,” kata Abdul Hadi, Minggu (25/3).
Selain itu, Bakal Caleg tersebut dikenalkan sejak awal agar dalam Pileg nanti bisa mencapai target yang ditetapkan DPP. PKS NTB menargetkan 12 persen kemenangan dengan target 8 kursi DPRD NTB. Bertambah dari jumlah kursi Pileg 2014, yakni 6 kursi. “Kita berharap kepada bakal calon yang sudah launching hari ini, mulai bekerja. Bisa sosialisasikan dirinya kepada masyarakat dan masyarakat mengenal mereka calon PKS,” ujarnya.
Sementara itu politisi muda PKS, Ali Akbar menambahkan bahwa keterwakilan politik Bacaleg perempuan PKS sudah terpenuhi dari kader muda berbagai profesi. “Sebagai parpol modern, PKS telah memberikan kesempatan kepada kader mudanya sebagai bagian regenerasi politik,” kata Ali Akbar.
Menurut Ali panggilan akrabnya, launcing Bacaleg PKS bagian dari strategi pemenangan. Konsolidasi yang dilaksanakan PKS dapat dimanfaatkan sebagai wadah pembelajaran dan pendidikan politik bagi Caleg PKS dan generasi muda di NTB. “Karena, keterlibatan tersebut dapat dianggap sebagai proses regenerasi kepengurusan partai,” imbuhnya.
Langkah PKS ini sebagai upaya untuk merubah stigma atau image buruk parpol di mata kaum muda. Sehingga nanti generasi milenial tidak hanya mencaci kondisi yang ada.Tapi memahami realitas adanya proses, aturan perundang-undangan, dan juga larangan dalam dunia politik.
Dalam kesempatan itu Calon Gubernur No Urut 3 Dr Zulkieflimansyah menyampaikan agar Kader-kader PKS harus lebih sering turun ke masyarakat agar memahami realitas sosial kemasyarakatan untuk menyerap aspirasi mereka. (SR)






