Cekdam Dangkal Petani Plampang Turun Tangan

oleh -329 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (02/03/2018)

Cekdam Orong Desa, Kecamatan Plampang kian dangkal. Ini terjadi akibat hujan yang terus menerus dan berulang kali dilanda banjir. Kondisi Cekdam satu-satunya dambaan petani ini mengganggu suplay air irigasi ke lahan pertanian. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, gabungan petani setempat turun tangan melakukan pengerukan meskipun secara manual.

Ketua Kelompok Tani Muhammad Yakub yang ditemui Boerhanuddin Wartawan SAMAWAREA Biro Sumbawa Timur, Kamis (1/3) mengatakan, dangkalnya cekdam akibat tanah, batu dan kotoran yang tergerus air dari daerah hulu yang hutannya kian gundul. Cekdam Orong Desa yan sebelumnya memiliki kedalaman sekitar 2 meter, kini sudah sedengkul orang dewasa.

Petani terpaksa mengatasinya sendiri kendati dengan cara manual yang dirasakan tidak maksimal. Karenanya Ia berharap pemerintah daerah melalui leading terkait dapat mengatasinya dengan melakukan pengerukan menggunakan alat berat. “Semoga apa yang kami alami ini menjadi perhatian pemerintah untuk segera ditangani,” pintanya. (BUR/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *