Pembunuh Penjaga Café Tertangkap di Seteluk KSB

oleh -452 Dilihat
Buntut terbunuhnya penjaga cafe, belasan cafe di Batu Guring dibakar massa

SUMBAWA BARAT, SR (24/02/2018)

Kerjasama tim Polres Sumbawa dan Polsek Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat, berhasil mengungkap kasus pembunuhan Penjaga Café Bintang, Samrah (29) warga Mapin Kebak Alas Barat. Hanya dalam waktu 1×24 jam, pelaku tertangkap. Pelaku berinisial RS alias Rolan—warga Meraran Kecamatan Seteluk, KSB ini ditangkap saat bersembunyi di kediaman kakaknya yang juga warga setempat, Sabtu (24/2) pukul 16.00 Wita.

Informasi yang diperoleh SAMAWAREA, sebelum dilakukan penangkapan, jajaran Polsek Alas Barat melakukan olah TKP dan mengidentifikasi identitas pelaku. Mengetahui pelaku kabur ke arah Seteluk KSB, pihak Polsek berkoordinasi dengan Polsek Seteluk dan Opsnal Reskrim Polres KSB. Selanjutnya polisi mendatangi kediaman kakak kandung pelaku. Rumah itu dikepung, membuat pelaku menyerah. Selanjutnya pelaku dibawa ke Polres KSB. Di sana dilakukan serah terima pelaku dari Polres KSB kepada Tim dari Polres Sumbawa yang datang menjemput. Kini pelaku Rolan sudah berada di Polres Sumbawa guna menjalani penyidikan lebih lanjut.

Seperti diberitakan, kasus pembunuhan itu terjadi Sabtu (24/2) dinihari tadi pukul 03.00 Wita. Satu orang tewas mengenaskan dengan luka tebas di beberapa bagian tubuhnya. Korban naas tersebut adalah Samrah (29) warga Mapin Kebak Alas Barat. Korban merupakan penjaga café Bintang milik Kades Usar Mapin, Sukarman. Kasus pembunuhan itu terjadi bermula dari keributan di Café Bintang. Sebelum kejadian korban diketahui saksi baru mengambil jaket di ruang kasir, yang kebetulan ada saksi Mira—waitress café setempat. Korban langsung keluar. Namun tak lama saksi yang tertidur seketika terjaga karena mendengar suara korban berteriak memanggil nama Din (operator). Korban bergegas ke jendela, melihat korban membawa parang hendak berkelahi. Saksi yang terkejut berteriak meminta bantuan tapi tidak ada yang terjaga. Seraya mengajak rekannya, Jihad keluar mencari pelaku dan korban di pinggir jalan. Tepat di jalan raya di dalam selokan mendapati korban sudah meninggal dunia dengan posisi telentang bersimbah darah. Korban mengalami luka tebas pada bagian kiri, luka tusuk dada sebelah kiri, luka tebas pada pinggang belakang, dan luka tebas leher belakang. Sedangkan pelaku yang diduga pengunjung café, kabur setelah membantai korbannya. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP, mengamankan parang milik korban, dan membawa korban ke Puskesmas Alas Barat. Selanjutnya korban dimakamkan. Peristiwa tak berhenti sampai di situ. Usai pemakaman, ratusan warga merangsek ke lokasi café. Massa yang emosi membakar belasan café yang sebagian besar terbuat dari dinding ini. (JEN/SR)

bawaslu

Response (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *