SUMBAWA BESAR, samawarea.com (19 Mei 2026) – Seorang pria berinisial MS (27), warga Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, babak belur setelah diamuk massa karena diduga melakukan pencurian tiga unit handphone (HP) di Dusun Prode, Desa Usar, Minggu (18/5) malam.
Beruntung, personel piket Polsek Plampang bergerak cepat mengamankan dan mengevakuasi terduga pelaku dari amukan warga. Saat ini MS menjalani perawatan medis di Puskesmas Plampang di bawah pengawasan aparat kepolisian.
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini SH SIK melalui Kapolsek Plampang IPTU Joko Wilopo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya menyayangkan aksi main hakim sendiri yang dilakukan warga.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri apabila berhasil mengamankan pelaku kejahatan. Percayakan proses hukum kepada pihak kepolisian agar tidak menimbulkan persoalan hukum baru maupun konflik sosial,” tegas Kapolsek, Senin (18/5).
Kasus ini bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Korban bernama Sulaiman (35), warga Dusun Kuang Bungir, Desa Usar, mendapati dua unit HP merek Realme miliknya dan satu unit HP merek Oppo milik rekannya hilang dari dalam rumah.
Ketiga HP tersebut sebelumnya sedang dicas di atas meja rumah saat korban bersama istrinya pergi keluar rumah. Mengetahui barangnya hilang, korban kemudian berinisiatif mendatangi sejumlah konter HP di wilayah Plampang untuk menginformasikan kehilangan tersebut.
Korban juga meminta bantuan pemilik konter apabila ada orang mencurigakan yang datang membuka pola kunci HP dengan ciri-ciri perangkat miliknya.
Upaya itu membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.00 Wita, salah satu pemilik konter di dekat jembatan Brang Seman menghubungi korban dan mengabarkan ada pria mencurigakan datang meminta jasa membuka pola HP yang identik dengan milik korban. Bahkan, pemilik konter sempat mengambil foto wajah pria tersebut.
Berbekal foto itu, korban bersama rekannya melakukan pencarian ke arah Dusun Prode. Dalam perjalanan, mereka menemukan seorang pria dengan ciri-ciri yang sangat mirip dengan foto dari pemilik konter.
Saat diinterogasi, pria tersebut memberikan jawaban berbelit-belit sehingga korban dan rekannya memutuskan membawa yang bersangkutan ke rumah Babinsa Desa Usar guna menghindari keributan.
Namun sesampainya di depan pagar rumah Babinsa, MS tiba-tiba melarikan diri. Korban spontan meneriakinya “maling”, sehingga warga sekitar langsung mengejar.
Tak lama kemudian, MS berhasil ditangkap massa yang emosi dan langsung menghakiminya di lokasi kejadian hingga mengalami luka-luka.
Sekitar pukul 00.20 Wita, personel Polsek Plampang yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk menenangkan warga dan mengevakuasi terduga pelaku ke Puskesmas Plampang.
Dari hasil pemeriksaan awal, MS diketahui merupakan warga Kabupaten Bima yang datang secara musiman ke Desa Usar untuk bekerja sebagai buruh tani bawang.
Hingga kini, terduga pelaku belum mengakui perbuatannya. Meski demikian, Unit Reskrim Polsek Plampang telah menerima laporan resmi dari korban dan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pencurian tersebut. (SR)






