PARFI Gelar Pemilihan Puteri Indonesia NTB

oleh -312 Dilihat

MATARAM, SR (12/01/2018)

Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Propinsi NTB akan menggelar pemilihan Puteri Indonesia NTB. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan di Aruna Hotel Senggigi Lombok Barat, 12—14 Februari 2014.

Menurut Ketua PARFI NTB, Lalu Winengan, Jumat (12/1) Pemilihan Putri Indonesia ini sebagai upaya PARFI NTB untuk mencari figure perempuan potensial yang memiliki talenta dan pengetahuan yang luas sebagaimana yang dipersyaratkan panitia pemilihan Puteri Indonesia Pusat.”PARFI NTB akan mendorong dan mendukung pemenang Puteri Indonesia NTB untuk maju ke ajang tingkat nasional,” katanya.

Lebih jauh Lalu Winengan mengatakan bahwa selama ini di NTB sering digelar kontes seperti Puteri Mandalika, Pemilihan Terune Dedare dan lainnya tapi tidak jelas kelanjutannya. “Harusnya ada upaya yang berkesinambungan dan terencana dengan baik memanfaatkan setiap prestasi yang ada itu,” sambungnya.

Selanjutnya Ketua Parfi NTB yang terkenal dermawan ini juga mengkritik keberadaan pihak yang selama ini tidak maksimal melakukan pembinaan dan memfasilitasi even-even seperti pemilihan Puteri Indonesia yang bisa digunakan sebagai sarana mempromosikan dan mengangkat citra NTB, khususnya di bidang pariwisata, dan lainnya. “Melalui ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB ini, PARFI NTB akan melakukan pengawalan dan memfasilitasi pemenangnya untuk tampil di ajang pemilihan Puteri Indonesia Nasional,” katanya sembari optimis wakil NTB harus menjadi juara tingkat nasional.

Winengan mengakui ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB sudah sering dilakukan setiap tahun tapi di tingkat Nasional Puteri Indonesia wakil NTB sulit bersaing. “Bisa jadi ini karena kurangnya atensi dan dukungan pihak terkait perhelatan itu,” tambahnya.

Guna menyukseskan ajang pemilihan Puteri Indonesia NTB ini pihak PARFI NTB akan mengajak Princes NTB, Ny Hj Erika Zainul Madji untuk terlibat dan menjadi salah satu dewan juri. Alasannya karena istri Gubernur NTB itu memiliki komitmen dan keberpihakan yang jelas terhadap ajang yang bisa meningkatkan SDM dan mengangkat citra NTB. “Ibu Erika lewat berbagai kegiatan sosial ke masyarakatannya saat ini sudah menjadi ikon NTB sebagai perempuan NTB yang peduli dan inspiratif,” puji Winengan seraya menambahkan pihak PARFI NTB juga akan mengajak Anggota DPD RI Dapil NTB, Hj Diyah Ganefi sebagai dewan juri.

Agar pemenang Putri Indonesia NTB tidak menjadi polemik dan kontroversi, Datu Brenge–panggilan akrab Ketua PARFI NTB menegaskan persyaratan tambahannya adalah setiap peserta yang tampil harus bisa bahasa daerah asal kelahirannya di NTB. “Ini penting agar pemenang Puteri Indonesia NTB benar benar warga NTB yang memiliki prestasi yang mumpuni,” tegasnya.

Selain itu Winengan menambahkan, pihak PARFI NTB akan menggandeng IWAPI Lombok Barat untuk terlibat dalam Pemilihan Puteri Indonesia NTB. Senada dengan PARFI NTB, Ketua IWAPI Lombok Barat, Ninik Green mengatakan pihaknya siap diajak kerjasama menyukseskan ajang bergengsi tersebut. IWAPI Lombok Barat siap menjadi partner yang baik bagi PARFI NTB. Ninik juga menginformasikan untuk lomba Puteri Indonesia NTB setiap peserta akan dikenakan kontribusi Rp 200 ribu dan setiap peserta nanti diwajibkan membawa baju adat masing masing kabupaten yang menjadi ciri khasnya. “Setiap kabupaten kota minimal pesertanya tiga orang puteri dengan batasan usia 18 tahun sampai 25 tahun dan belum menikah,” pungkasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *