Warga Seketeng dan Moyo Hilir Titip Harapan kepada Fakhruddin Rob, Minta Jalan dan Fasilitas Ibadah Ditingkatkan

oleh -1112 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (7 Juni 2026) – Kegiatan Reses III Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Fakhruddin, dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan yang dinilai mendesak.

Mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, pembangunan jalan lingkungan, hingga bantuan sound system untuk masjid menjadi usulan yang mengemuka dalam pertemuan yang digelar di Yellow Villa, Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Sabtu (6/6) malam.

Reses yang dipandu Bendahara DPD Partai NasDem Kabupaten Sumbawa, Junaidi Boy Arjuna, S.AP., M.M.Inov., berlangsung interaktif dengan dihadiri masyarakat dari sejumlah wilayah.

Heri Jauhari, salah seorang warga, meminta agar pembangunan paving blok di Gang Yellow Villa dapat dilanjutkan. Menurutnya, akses jalan tersebut masih membutuhkan penanganan agar aktivitas masyarakat semakin lancar dan nyaman.

Sementara Jasman Marjoko yang mewakili warga Kecamatan Moyo Hilir menyoroti kondisi Jalan Lintas Moyo–Ulu Air yang merupakan jalan provinsi. Ia mengatakan, meski sempat dilakukan penambalan, kerusakan kembali terjadi akibat tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas.

“Jalan itu sudah ditambal, tetapi rusak lagi karena sering dilalui kendaraan besar. Kami berharap kualitas jalannya bisa ditingkatkan sehingga lebih awet dan nyaman digunakan,” ujarnya.

Di sektor keagamaan, Raudathul Jannah menyampaikan kebutuhan masyarakat akan fasilitas pengeras suara masjid. Menurutnya, sistem sound yang ada saat ini belum mampu menjangkau seluruh kawasan sehingga suara azan tidak terdengar merata.

Selain itu, warga Bukit Pamanto juga berharap rencana pembangunan jalan lingkungan yang telah disepakati melalui nota kesepahaman (MoU) pada 2026 dapat segera direalisasikan. Mereka juga mengusulkan bantuan terop dan kursi guna mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, termasuk kegiatan kedukaan.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Bendahara DPD NasDem Kabupaten Sumbawa, Boy, menjelaskan bahwa beberapa aspirasi sebenarnya telah diperjuangkan dan masuk dalam pembahasan program pembangunan daerah.

Ia menyebut usulan penyambungan paving blok di Gang Yellow Villa telah diajukan kembali melalui APBD setelah sebelumnya sempat diperjuangkan almarhum H. Asaat Abdullah saat menjabat Anggota DPRD NTB pada 2024. Namun, rencana itu tidak dapat dilanjutkan pada 2025 menyusul wafatnya almarhum.

“Untuk jalan Gang Yellow Villa sudah diusulkan kembali melalui APBD agar dapat dilanjutkan,” katanya.

Terkait Jalan Lintas Moyo–Ulu Air, Junaidi mengatakan persoalan tersebut telah dibahas bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa, termasuk Bupati Sumbawa, untuk dicarikan solusi sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran.

Sementara untuk kebutuhan sound system masjid, ia memastikan bantuan akan diberikan secara pribadi bersama Fakhruddin sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat.

Adapun pembangunan jalan lingkungan di Bukit Pamanto, menurutnya, direncanakan diusulkan melalui APBD Perubahan Tahun 2026 dan akan terus diperjuangkan apabila belum dapat direalisasikan sepenuhnya.

Dalam kesempatan itu, Anggota Komisi IV DPRD NTB, Fakhruddin, menegaskan bahwa reses merupakan wadah penting untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Melalui forum tersebut, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat dipetakan dan diperjuangkan penyelesaiannya sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah.

“Saya ingin mendengar banyak masukan dari bapak ibu untuk kita musyawarahkan dan akan ditangani sesuai anggaran yang ada,” ujarnya.

Fakhruddin yang akrab disapa Rob juga menegaskan dirinya bukan pemberi bantuan, melainkan wakil rakyat yang mendapat mandat untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat melalui mekanisme pemerintahan yang berlaku.

“Apa yang diamanatkan masyarakat akan kami kelola dan perjuangkan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *