Ayo Nikmati Panorama Alam KSB dari Puncak Raden Jaleka  

oleh -453 Dilihat

SUMBAWA BARAT, SR (03/01/2018)

Ratusan wisatawan dari berbagai daerah menghabiskan masa libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018 kemarin dengan menikmati panorama alam, hamparan Danau Lebo Taliwang dan kemegahan Gunung Rinjani dari puncak Bukit Raden Jaleka. Obyek wisata alam, puncak Raden Jaleka yang berlokasi di Desa Seloto, Kecamatan Taliwang, setiap hari selalu ramai dikunjungi para wisatawan dari berbagai daerah. Untuk menuju obyek wisata Raden Jaleka ini dapat ditempuh menggunakan semua jenis kendaraan dengan dalam waktu 15 menit dari Kota Taliwang. Sementara untuk mencapai puncak Raden Jaleka bisa ditempuh dengan trail, sepeda dan juga berjalan kaki hanya selama sepuluh menit.

Setelah tiba di lokasi (puncak Raden Jaleka), wisatawan bisa menikmati panorama alam yang indah, Danau Teratai, hamparan sawah, pegunungan dan kabut tebal, Kota Taliwang, Desa Mantar, Rinjani serta semua sudut Kabupaten Sumbawa Barat. Beberapa spot selfie maupun tempat bersantai bersama rekan dan keluarga juga tersedia dan disiapkan oleh pengelola obyek wisata puncak Raden Jaleka yang bisa dimanfaatkan wisatawan. Bagi yang ingin bermalam dan menikmati indahnya suasana di puncak Raden Jaleka, pengelola juga menyiapkan penyewaan tenda bagi pengunjung dan pondok kayu. Setelah berfoto ria dan menikmati keindahan alam, wisatawan juga memanggang ikan dan daging yang kemudian disantap bersama rekan dan keluarga di lokasi.

Taufiq, salah seorang wisatawan asal Malaysia, mengaku rasa penat di tempat kerja seketika hilang saat berkunjung ke obyek wisata ini. Banyak keindahan alam yang bisa dinikmati dari sini seperti hamparan Danau Lebo, sawah, pepohonan dan perbukitan serta udara sejuk dan berkabut. “Bagus sekali ya, salah satu kekayaan di KSB, wisata di puncak Raden Jaleka Seloto ini sangat indah pemandangannya. Tinggal akses jalannya saja yang harus diperbaiki supaya lebih mudah ditempuh,” ungkapnya.

Sementara Kades Seloto, Lukmanul Hakim mengatakan obyek wisata puncak Raden Jaleka saat ini masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat dan pemuda setempat. “Nama puncak Raden Jaleka diambil dari nama pejuang Sumbawa Barat yang bernama Raden Jaleka yang bermukim di puncak bukit ini untuk tempat pengintaian terhadap kehadiran penjajah,” ungkapnya.

Menurutnya, pejuang Raden Jaleka kemudian wafat dan dimakamkan bersama kuda dan pelana emasnya, di puncak Bukit Jaleka. “Puncak ini dinamakan Raden Jaleka karena pada nilai historisnya bahwa dulu pada saat zaman penjajahan Belanda telah ada pejuang Sumbawa Barat atau pejuang Taliwang yang bernama Raden Jaleka yang bermukim di sini. Ini merupakan tempat benteng terakhir dari penjajahan Belanda,” ujarnya.

Jadi, lanjut dia, puncak Raden Jaleka ini dijadikan tempat wisata karena memilik view-view menarik selain sebagai tempat pengintaian dari Raden Jaleka. Untuk masuk ke lokasi ini, pengunjung bisa membayar secara sukarela dan uangnya akan digunakan untuk kas desa dan bantuan masjid.

Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin MM mengakui banyak potensi obyek wisata yang indah  di Sumbawa Barat dan menjadi tujuan wisata di NTB. Selain pantai, pulau-pulau, obyek wisata alam juga cukup banyak dan diminati wisatawan. “Kita dukung masyarakat yang mengembangkan obyek wisata di daerah masing masing, tentunya selain untuk memperkenalkan potensi wisata daerah, juga terpenting meningkatkan ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Spot lain yang tidak kalah indah yakni melihat matahari terbenam (sunset) yang tenggelam di sisi kanan Gunung Rinjani. Nah, jika ingin berkunjung ke Sumbawa Barat, jangan lupa menikmati keindahan alam dan Danau Teratai dari puncak Raden Jaleka. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *