SUMBAWA BESAR, SR (04/01/2018)
Andi Jusriadi Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menjadi delegasi terbaik Indonesia dalam kegiatan Youcan Leader Exchange di Jepang. Kegiatan yang bergerak dalam pemberdayaan dan meningkatkan kesadaran pentingnya partisipasi pemuda untuk kesuksesan suatu bangsa tersebut berlangsung di Tokyo, Jepang, belum lama ini.
Bersama peserta dari berbagai universitas di antaranya, ITB (Institus Teknologi Bandung), UB (Universitas Brawijaya), USU (Universitas Sumatera Utara), UNSRI (Universitas Sriwijaya), Universitas President, dan lainnya, Radit—sapaan akrabnya membuktikan kualitas SDM UTS mampu bersaing dengan peserta lain dengan terpilih menjadi delegasi terbaik dalam kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, saya bisa membuktikan bisa menjadi “The Best Delegation” di acara Youcan Leader Exchange Japan,” ucapnya bangga.
Meski berasal dari daerah yang sangat jauh, pemuda kelahiran Sebatik Kabupaten Nunukan—daerah perbatasan Indonesia–Malaysia, 19 September 1994 silam ini, tidak berhenti berprestasi. Melalui beberapa tahapan penyeleksian essai tentang kepemimpinan, mahasiswa bertubuh subur ini akhirnya lolos mengikuti acara akbar tersebut. Bahkan keinginannya, daerah tersebut akan menjadi yang terdepan dan icon Indonesia. “Saya sangat berterima kasih kepada motivator yang sangat luar biasa Dr. H. Zulkieflimansyah dan donatur dari Kaltim, Kaltara dan tidak juga kampus tercinta UTS yang telah mendukung saya mengikuti program study tour ini. Tujuannya untuk menambah kualitas SDM di UTS maupun daerah kelahiran saya,” ujarnya.
Sebagai delegasi, Radit akan mengikuti berbagai program antara lain pengembangan kemampuan kepemimpinan, kewirausahaan, kewarganegaraan, kesadaran akan keberagaman, dan toleransi serta pengembangan kemampuan keterlibatan pemuda masyarakat. “Saya satu-satunya mahasiswa yang mewakili UTS, bahkan satu-satunya yang mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB),” imbuhnya seraya berpesan kepada kepada adik tingkatnya di UTS terutama dari daerah perbatasan khususnya Sebatik untuk tidak merasa minder dengan keterbatasan yang dimiliki, justru menjadi motivasi untuk menjadi yang terbaik. (*)







Selamat