Diisukan Gunakan Pasir Laut, TP4D Cek Puskesmas Sebotok

oleh -420 Dilihat

PULAU MOYO, SR (01/11/2017)

Selain menyaksikan pemasangan perdana tiang pancang Dermaga Sebotok Pulau Moyo, TP4D bersama Kabag Pembangunan Setda Sumbawa dan Inspektorat Daerah, mengecek pembangunan Puskesmas Sebotok, Rabu (1/11). Pengecekan ini dilakukan untuk menindaklanjuti adanya informasi bahwa pembangunan puskesmas senilai Rp 2,7 Milyar itu menggunakan pasir laut.

Ketua TP4D Sumbawa, Erwin Indrapraja SH MH yang dikonfirmasi SAMAWAREA di lokasi mengatakan bahwa hasil pengecekannya pembangunan fisik sudah mencapai 75 persen. Secara visual hasil pengerjaan puskesmas ini cukup bagus. Dari pengecekan material secara kasat mata, tidak menggunakan pasir laut sebagaimana informasi yang berkembang. Pasir yang digunakan adalah pasir kebun di sekitar lokasi. Demikian dengan batunya yang diisukan menggunakan batu karang ternyata benar, melainkan batu gunung yang nyaris menyerupai karang. Meski demikian untuk memastikan kebenaran material itu, perlu dilakukan uji laboratorium. “Dari pengamatan bagus dan materialnya sudah sesuai, tapi kami butuh hasil ujilab,” kata Erwin.

Karenanya, dia meminta PPK, pengawas dan kontraktornya untuk segera melakukan uji laboratorium atas material tersebut. Uji laboratorium ini juga penting untuk mengetahui bagaimana treatmen yang diterapkan pada campuran materialnya.

Hal senada dikatakan Kabag Pembangunan Setda Sumbawa, Zainal Arifin, M.Si. Secara kasat mata kekuatan bangunan dirasa sudah cukup. Ia juga sependapat untuk dilakukan uji laboratorium terhadap material yang digunakan. Hal ini guna menepis keraguan terhadap material yang digunakan karena dapat berpengaruh besar terhadap kontruksi bangunan.

Untuk diketahui, proyek ini akan berakhir 5 Desember 2017 mendatang. Dilihat dari persentase bangunan yang hanya tersisa 25 persen, Ia yakin proyek itu tuntas tepat waktu. Pekerjaan sisa ini hanya minornya karena pekerjaan mayornya sudah selesai. “Semua material yang dibutuhkan termasuk material pabrikan ada di lokasi. Ini akan mendukung selesainya pekerjaan sesuai target,” ucapnya.

Secara terpisah, PPK Rumdis dan Puskesmas Sebotok, Zulkarnain SKM mengatakan pembangunan puskesmas itu menggunakan pasir kebun dan rencananya besok materialnya diuji laboratorium dan seminggu hasilnya sudah keluar. Ia tidak menampik terjadinya deviasi dalam pembangunan yakni sekitar 10 sampai 15 persen. Namun pihaknya optimis dalam waktu yang tersisa ini defiasi tersebut akan terkejar. Pihaknya juga sudah meminta kontraktor agar menambah pekerja. Material yang dibutuhkan juga sudah ada di lokasi. Dua hari kedepan ditargetkan pemasangannya juga sudah klir. “Tinggal dilakukan finishing rabat lantai dan plafon,” demikian Naen. (JEN/SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *