Desa/Kelurahan di KSB Deklarasi Pengentasan Kemiskinan

oleh -749 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PMPD KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (10/11/2017)

Seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melakukan deklarasi pengentasan kemiskinan. Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin MM dan Wakil Bupati Fud Syaifuddin, ST hadir dalam kegiatan tersebut. Bupati hadir deklarasi di Desa Kokar Liang Kecamatan Poto Tano, sedangkan Wakil Bupati di Desa Lalar Liang dan Kelurahan Kuang Kecamatan Taliwang.

Di Desa Lalar Liang, Wakil Bupati didampingi Asisten I Setda KSB, Drs. Mukhlis M.Si, Kepala Dinas Sosial dr. H. Syafruddin dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Drs. H. Hamzah. Dalam deklarasi di hadapan Wakil Bupati dan rombongan, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Muhammad Saihu S.AP menyatakan berkomitmen mengentaskan kemiskinan di Desa Lalar Liang Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Masyarakat bersama Pemerintah Desa Lalar Liang akan membantu orang-orang miskin untuk hidup sejahtera.
sementara Kepala Desa Lalar Liang, Syamsul Hakim S.IP melaporkan, jumlah warga miskin dari Basis Data Terpadu Kementerian Sosial di Desa Lalar Liang mencapai 1.039 jiwa. Jumlah ini sangat tinggi karena jumlah penduduk di Desa Lalar Liang sebanyak 1.777 jiwa. Setelah diverifikasi dan validasi, jumlah angka warga miskin di Desa Lalar Liang hanya 86 orang. “Verifikasi dan validasi data ini dilakukan Pemerintah Desa bersama Agen PDPGR, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kadus, dan Ketua RT yang dikoordinasi oleh pejabat Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat yang dilaksanakan dari hari Senin pasca rapat pengentasan kemiskinan di Gedung Graha Fitrah sampai tadi malam,” kata Syamsul Hakim.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan, verifikasi dan validasi yang dilakukan pemerintah daerah karena banyak warga Kabupaten Sumbawa Barat mengaku miskin padahal tidak miskin. Ini juga sebagai upaya membentuk mental anak-anak atau generasi muda untuk tidak mengikuti mental orang tuanya yang mengaku miskin. ‘’Orang miskin itu sangat dekat dengan kekufuran,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga membangkitkan semangat warga dengan mengutip Qur’an Surat Ar-Ra’d Ayat 11. “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” Karenanya, melalui deklarasi ini sudah saatnya rakyat KSB berubah mental, merubah mental yang malas untuk mau bekerja. Merubah mental mengaku miskin untuk tidak mengaku miskin. ‘’Mari kita berhijrah mengadakan perubahan pada diri masing-masing. Allah SWT tergantung persangkaan hambanya, kalau kita menganggap diri kita miskin maka kita akan dimiskinkan oleh Allah. Kepada yang kaya, mari kita perhatikan sekitar kita, bantu mereka yang betul-betul miskin, jika tidak, maka kita akan berdosa,” jelasnya.

Sementara di Kelurahan Kuang terungkap dari Basis Data Terpadu Kementerian Sosial, jumlah warga miskin di kelurahan yang memiliki warga 5.492 atau 606 kepala keluarga ini sebanyak 2.279 jiwa. Namun setelah diverifikasi dan validasi menggunakan 16 indikator yang merupakan kombinasi indikator Kemnsos No. 146/HUK/2013 dan BPS Tahun 2017, jumlah warga miskin di Kelurahan Kuang hanya 95 jiwa atau 28 kepala keluarga. Setelah deklarasi pengentasan kemiskinan di seluruh desa/kelurahan se-Kabupaten Sumbawa Barat ini, deklarasi akan dilanjutkan di tingkat kecamatan. Deklarasi di tingkat kecamatan dilaksanakan Hari Jum’at 10 November yang juga bertepatan dengan Hari Pahlawan. Sementara puncak deklarasi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat ini akan dilaksanakan Senin 13 November di KTC, Komplek Pemerintahan Kabupaten Sumbawa Barat. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *