Mahasiswa Asal Dompu yang Hilang Sudah Ditemukan

oleh -338 Dilihat
Zabid Munsah—mahasiswa Fakultas Akademi Farmasi Indonesia, yang dilaporkan hilang dalam perjalanan, diduga disekap orang tak dikenal

SUMBAWA BESAR, SR (20/03/2017)

Zabid Munsah–Mahasiswa Fakultas Akademi Farmasi Indonesia Yogyakarta asal Kabupaten Dompu yang dilaporkan hilang disekap orang tak dikenal, akhirnya ditemukan. Zabid ditemukan dalam kondisi lemas di Cabang Banggo, Dompu, Sabtu (18/3) malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Khabar tersebut disampaikan orang tua korban, Zainuddin kepada SAMAWAREA, Minggu (19/3). Dari penuturan korban, bahwa sebelumnya dia hendak terbang dari Bali menuju Bandara Bima, Jumat, 10 Maret lalu. Saat dia duduk di pinggir jalan muncul empat orang memaksa korban naik ke mobil warna hitam di bawah ke Sumbawa yang kemudian diinapkan ke dalam sebuah gudang yang berada di dalam hutan. Sejauh ini orang tua korban belum dapat meminta penjelasan secara detail tentang perlakuan empat orang tak dikenal itu terhadap korban. Sebab korban sepertinya dalam kondisi trauma dan tidak banyak bicara. “Alhamdulillah anak saya sudah di rumah di Dusun  Garuda Desa Tambora Kabupaten Dompu,” kata Zainuddin. Ia menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian termasuk Polsek Plampang yang ikut melakukan penyelidikan terhadap laporannya.

Seperti diberitakan, korban diketahui hilang setelah seminggu kemudian. Orang tua korban terkejut setelah dilaporkan bahwa korban memposting informasi melalui media social (Facebook) bahwa dia disekap orang tak dikenal di daerah Sumbawa tepatnya sebuah gudang yang berada di dalam hutan. Dalam FB itu juga korban berpesan kepada orang tuanya jika ada orang yang meminta tebusan agar tidak dihiraukan atau diabaikan karena korban mengaku sudah dibebaskan. Mengingat Sumbawa itu luas, orang tua korban bingung dan melaporkan kehilangan anaknya itu ke hampir semua Polsek di Sumbawa termasuk Polsek Plampang. “Memang benar ada laporannya, tapi kami tidak tahu apakah keberadaan korban di wilayah kami atau bukan, ini yang kami selidiki,” kata Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan beberapa waktu yang lalu. (BUR/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *