SUMBAWA BESAR, SR (03/03/2017)
Kawasan hutan di wilayah Sumbawa bagian timur kerap menjadi sasaran para pelaku ilegal logging. Tidak heran jika sebagian kawasan hutan setempat mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan. Kini salah satu kawasan hutan di wilayah tersebut diterpa isu kurang sedap. Khabarnya kawasan hutan Arung Suer telah dijual oknum tertentu. Isu ini mengejutkan Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) untuk Sumbawa timur, Suhardi SP, M.Si. Ditemui SAMAWAREA di kantornya, Kamis (2/3) kemarin, Suhardi mengakui isu itu santer beredar. Karena itu pihaknya turun ke lapangan untuk memastikan kebenarannya. “Kami tidak tinggal diam, isu itu harus disikapi serius agar tidak kecolongan,” katanya.

Hasil pemantauan sementara, kabar penjualan kawasan hutan tidak benar. Namun demikian pengawasan kawasan harus tetap dilakukan bukan hanya mencegah adanya penjualan kawasan, tapi juga mengantisipasi terjadinya kerusakan hutan. “Menyelamatkan hutan bukan semata tugas kehutanan dan aparat keamanan, semua pihak bertanggung jawab termasuk masyarakat,” pungkasnya. (BUR/SR)






