MATARAM, SR (16/01/2017)
“Sepanjang kita istiqomah, Al-Qur’an itulah yang akan menjadi petunjuk jalan,” ungkap Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh pada acara peletakkan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Wafa di Lingkungan Pejarakan Ampenan Kota Mataram, Senin (16/01).
Ahyar Abduh menyatakan bahwa dirinya mengajak serta jajaran Pemerintahan Kota Mataram untuk ikut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif masyarakat dalam berkontribusi pada upaya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang Qur’ani. Karena dengan kondisi saat ini, sudah saatnya melakukan perbaikan yang dimulai dari perbaikan moral. Daarul Wafa lanjutnya, memiliki arti tempat menunaikan janji atau amanah.
Untuk itu, memaknai kehadirannya dalam acara peletakan batu pertama Pondok Pesantren yang dibangun guna mendidik anak-anak calon penghafal Qur’an tersebut agar ikut mendapat berkah dari kemuliaan Al-Qur’an. “Karena bagi umat muslim, Al-Qur’an merupakan tuntunan untuk menjalani peran yang diemban dalam kehidupan,” tutur orang nomor satu di Kota Mataram ini.
Sementara Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ust. HM. Mahdi Wahyudi, mengatakan, pembangunan Pondok Pesantren Daarul Wafa akan berdiri di lahan seluas 22 are. Pondok pesantren yang akan dilengkapi dengan lapangan dan fasilitas pelengkap lain tersebut akan memfasilitasi umat muslim Kota Mataram mempelajari Al-Qur’an mulai dari usia dini. “Semoga pembangunan bisa maksimal. Harus yakin, karena ini adalah perjuangan untuk mendidik generasi Rabbani,” ujarnya.
Pendirian Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Daarul Wafa ini berawal dari Rumah Tahfidz yang telah berdiri di depan Masjid Pejarakan Ampenan. Selain itu, Yayasan Tahfidzul Qur’an juga memiliki tempat tersendiri bagi umat muslim Kota Mataram yang berusia 25 tahun ke atas untuk mempelajari Al-Qur’an. Untuk yang telah berusia dewasa, telah didirikan pula Griya Al-Qur’an yang berada di Jalan Adi Sucipto Mataram.
Sekedar diketahui, usai meletakkan batu pertama, Ahyar didampingi sejumlah Kepala SKPD memberikan bantuan awal sebesar Rp 20 juta bagi kelanjutan pembangunan lembaga yang akan mendidik anak-anak calon penghafal Al-Qur’an di Kota Mataram. (NA/SR)






