HANURA Perkuat Kebersamaan di Malam Tahun Baru

oleh -333 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (01/01/2017)

Banyak cara memanfaatkan momen malam Tahun Baru 2017. Seperti yang dilakukan jajaran Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Sumbawa. Puluhan simpatisan dan kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Sumbawa mendatangi kediaman Ketua DPC Hanura, Drs. H. Jamaluddin Malik, wilayah Keban Jorok, Unter Iwis, Sabtu (31/12) malam. Kehadiran para simpatisan yang sebagian besar dari Kecamatan Maronge ini selain untuk bersilaturahim juga ingin merayakan malam tahun baru bersama. Ajang tersebut pun dimanfaatkan dengan menggelar acara syukuran dadakan yang diselingi dengan pembicaraan ringan dan sedikit menyinggung program-program partai ke depan. Hadir mendampingi Ketua Hanura, di antaranya Ketua Dewan Penasehat, H. Sadaruddin, Wakil Ketua Abu Syufyan Muchtar S.Pt, Wakil Sekretaris DPC, Dedi Susanto S.Pd.I dan Zainuddin, serta Anggota Fraksi Hanura DPRD Sumbawa, Ardi Juliansyah S.IP. Selain itu Anggota DPRD NTB, Hj. Rahmah Jamaluddin Malik, serta sejumlah tokoh Sumbawa lainnya.

hanura-jm-1

Dalam kesempatan itu, JM—sapaan akrab Ketua Hanura Sumbawa, mengingatkan kekompakan dalam menjaga soliditas secara internal baik DPD, DPC hingga ke tingkat ranting harus tetap terpelihara. Ini sangat penting guna menghindari munculnya permasalahan partai. Sebab kekompakan melahirkan kebersamaan dan dengan kebersamaan akan mampu melaksanakan program partai agar menjadi lebih baik dari sebelumnya. Kekompakan dan kesolidan yang sudah terjaga selama ini dapat terus dipertahankan sehingga ke depan Hanura bisa menjadi salah satu komponen politik bangsa ini yang bisa bekerja dengan komponen masyarakat lainnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan akselerasi pelaksanaan pembangunan di daerah. “Kader dan simpatisan Hanura harus mampu dan menjadi yang terdepan dalam mengawal pembangunan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ucapnya.

Namun demikian kader dan simpatisan Hanura harus tetap kritis. Pastinya dalam menyuarakan pendapat harus berdasarkan data dan fakta, sehingga apa yang disampaikan tidak berbau fitnah. Sebagaimana diketahui, ke depan Hanura akan menghadapi dua agenda besar yaitu Pemilihan Gubernur NTB 2018 dan Pileg 2019. Hanura tidak hanya menjadi partai pemenang melainkan bisa menjadi partai yang dipercaya masyarakat. Sembari menyinggung perjalanan Hanura di Sumbawa yang mengalami berbagai ujian. Saat dirinya dipercaya menjabat Ketua Hanura, partai tersebut masih ‘bermasalah’. Dengan kebersamaan dan kekompakan, Hanura dengan usia yang masih realtif muda saat itu berhasil menjadi partai besar dan sangat diperhitungkan di Kabupaten Sumbawa. Hal ini berdasarkan raihan suara pada Pileg 2014 lalu dengan meraih 5 kursi atau setiap dapil mendapat satu kursi. Ia berharap kesuksesan ini dapat terus ditingkatkan dengan menjadikan Hanura partai pemenang di daerah ini. Untuk itu tagline “Saatnya Hati Nurani Bicara” ini tidak sekedar slogan tapi harus diimplementasikan melalui aksi nyata sehingga menjadi HANURA yang merakyat, yang mampu merebut hati rakyat. (JEN/SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *