SUMBAWA BESAR, SR (01/01/2017)
Jajaran Kepolisian Polres Sumbawa belum berhasil menuntaskan sedikitnya empat kasus menonjol sepanjang Tahun 2016. Hal ini terungkap dari hasil evaluasi akhir tahun, Sabtu (31/12) malam.
Dalam jumpa persnya, Kabag Ops Polres setempat, Komisaris Polisi (Kompol) Yusuf Tauziri SIK, menyebutkan empat kasus dimaksud di Moyo Hilir yang mengakibatkan meninggalnya Jamaluddin Ishak Sidin. Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Kemudian kasus pembunuhan H Mansyur alias Haji Ancing (60) di Jalan By Pass Kecamatan Unter Iwis yang masih penyelidikan. Selanjutnya, penganiayaan terhadap Syamsul Hidayat (pelajar) di depan SMPN 1 Moyo Hilir di SMP 1 Moyo Hilir dengan tersangka Dillo. Terakhir kasus penganiayaan H Poro (66) di depan Polsek Moyo Hilir dengan tersangka Dirotong yang masih dalam penyidikan. Dirotong masih dalam pencarian dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Ini yang akan kami upayakan untuk bisa diselesaikan pada Tahun 2017 ini,” ungkap mantan Kasat Reskrim Polres Sumbawa.
Belum tuntasnya beberapa kasus ini, ungkap Bang Yusta—sapaan populernya, karena menemui kendala, di antaranya kurang alat bukti terutama untuk kasus pembunuhan Haji Ancing. Pihaknya akan terus berusaha agar ke depan tidak ada lagi kasus menonjol serupa yang tertunggak karena belum selesai hingga tahun berakhir. (NA/SR)






