Pawai Ta’aruf MTQ Nasional 2016 di Kota Mataram

oleh -954 Dilihat

MATARAM, SR (29/07/2016)

Masih dalam rangkaian kegiatan dalam rangka gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional ke-26 Tahun 2016 Kota Mataram, Jumat (29/7), digelar Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh peserta dari 24 provinsi di Indonesia. Pawai Ta’aruf yang terbagi dalam dua jenis, Pawai Kendaraan Hias dan Pawai Jalan Kaki ini dilepas oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Zainul Majdi, Wakil Gubernur HM. Amin, Walikota Mataram H. Ahyar Abduh, dan Dirjen Binmas Islam Kementerian Agama RI di ruas Jalan Pejanggik tepat di depan Pendopo Walikota Mataram.

Pawai Taaruf MTQ 1Pawai Taaruf MTQ 2Sebelum mengibarkan bendera tanda pelepasan peserta Pawai Ta’aruf, Gubernur NTB H. Zainul Majdi yang hadir bersama istri menyampaikan bahwa Pawai Ta’aruf yang menjadi satu tradisi menjelang pelaksanaan MTQ yang menampilkan keanekaragaman seni dan budaya tersebut digelar sebagai bagian dari kesyukuran masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat pada umumnya dalam menyambut kafilah MTQ dari seluruh Indonesia. “Pawai ini merupakan bagian dari kesyukuran kita,” ujarnya yang kemudian melepas peserta pawai secara resmi.

Pawai Ta’aruf diawali dengan kendaraan hias dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, menyusul dari provinsi-provinsi lain peserta MTQ secara berurutan. Yang menarik, dari atas kendaraan hias Provinsi DKI Jakarta ada sosok yang cukup dikenal oleh warga yang hadir menyaksikan jalannya pawai. Seorang bintang televisi yang dikenal dengan nama “Bang Madit” menebar senyum sekaligus melambaikan tangan ke arah kerumunan masyarakat yang disambut meriah oleh massyarakat yang mengenalinya.

Pawai Taaruf MTQ 3Pawai Taaruf MTQ 4Tidak kalah menarik adalah atraksi debus yang ditampilkan oleh kafilah asal Provinsi Banten. Di hadapan panggung utama, beberapa orang perwakilan dari Provinsi Banten menggelar atraksi khas masyarakatnya yang cukup memukau. Sedangkan kendaraan hias yang mewakili Kota Mataram juga tampil tidak kalah meriah. Dari atas kendaraan hias, perwakilan dari Kota Mataram mengusung seperangkat alat musik yang memainkan musik ala padang pasir secara langsung oleh grup musik Samrah yang diawaki oleh para pegawai pemerintah lingkup Kota Mataram.

Pawai Ta’aruf diikuti oleh setidaknya 44 kendaraan hias baik dari 34 perwakilan Provinsi dari seluruh Indonesia maupun oleh perwakilan kabupaten/kota se-Nusa Tenggara Barat. Menempuh rute dari Lapangan Umum Kota Mataram sampai ke Mayura Cakranegara. Sedangkan peserta pawai pejalan kaki yang diikuti oleh puluhan ribu peserta, menempuh rute lebih pendek sampai dengan perempatan Karang Jangkong Mataram. Para penonton pun tampak tidak kalah bersemangat menyaksikan jalannya pawai. Sepanjang jalan, masyarakat Kota Mataram berbondong-bondong memenuhi ruas jalan yang dilalui para peserta pawai. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *