SUMBAWA BESAR, SR (12/06/2016)
Empat jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ditembak mati oleh polisi Diraja Malaysia, tiba di Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa, Minggu (12/6) dinihari sekitar pukul 04.00 Wita. Jenazah yang dikemas di dalam peti ini diangkut menggunakan 2 unit mobil ambulance dan langsung menuju Puskesmas Alas. Data yang diperoleh SAMAWAREA menyebutkan keempat jenazah itu adalah tiga dari Sumbawa dan satunya dari Sumbawa Barat. Adalah Yahya Maulana asal Desa Lamusung Kecamatan Seteluk, KSB. Amrin asal Desa Jorok Kecamatan Utan, Imran alias Kuping asal Desa Luar Kecamatan Alas, dan Mario Akbar alias Man asal Desa Baru Kecamatan Alas.
Untuk memastikan identitas jenazah tersebut, pukul 05.30 Wita, peti mati dibuka petugas medis disaksikan pihak keluarga. Selanjutnya jenazah diidentifikasi. Dari ciri-ciri jenazah membenarkan jika jasad itu sesuai dengan identitas. Setelah itu dibuat surat pernyataan tidak keberatan terhadap kondisi jenazah yang ditandatangani oleh keluarganya masing-masing. Kemudian diserahkan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Pukul 06.16 Wita jenasah ditutup kembali dan dipulangkan ke rumahnya sesuai alamat yang tertera. Untuk jenazah Yahya Maulana dipulangkan ke Kecamatan Seteluk menggunakan mobil amblance bernopol DR 9255 sekitar pukul 06.20 Wita. Sedangkan jenazah Imran tiba di rumahnya, Desa Luar Kecamatan Alas sekitar pukul 06.25 Wita dan diterima oleh orang tuanya. Demikian dengan jenazah Mario Akbar di Desa Baru Alas diterima oleh istri dan keluarganya, sekitar pukul 06.40 Wita. Terakhir jenazah Amrin tiba di rumah duka, Desa Jorok Kecamatan Utan sekitar pukul 07.00 Wita. Selama dalam perjalanan menuju rumah duka keempat jenazah TKI ini dikawal petugas dari Disnakertrans Sumbawa dan KSB. Isak tangis pun pecah di pagi buta tersebut. Keluarga tak mampu membendung kesedihannya saat jasad para TKI ini disemayamkan dan siap untuk dimakamkan. Sejauh ini SAMAWAREA belum berhasil mendapat informasi resmi penyebab tertembaknya keempat TKI ini.
Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, IPTU Waluyo, tadi malam, mengatakan, mulai dari tibanya, pembongkaran peti mati, dan pengiriman empat jenazah TKI ke rumah duka disaksikan pihak Polsek Alas, Babhinkamtibmas, Camat Alas, anggota Danramil dan masyarakat sekitar. “Prosesnya berjalan aman dan lancar,” demikian Waluyo. (JEN/SR)









Beritanya kurang jelas min, penyebab ditembaknya itu apa? Mohon di perjelas. Thx
Đâu là nhà cái cá cược uy tín nhất hiện nay? buộc phải lựa chọn nhà cái nào để chơi? Chúng tôi sẽ đề xuất top 10 nhà cái uy tín cá độ rẻ nhất trong năm 2022 để người chơi có cái nhìn tổng quan và đưa ra lựa chọn riêng cho mình.