Sumbawa Besar, SR (06/05)

Khabar gembira bagi masyarakat NTB khususnya di Kabupaten Sumbawa. Pasalnya, sebanyak 3.400 unit rumah hunian idaman akan terwujud sebagai solusi cerdas bagi masyarakat berbagai kalangan untuk memilikinya. Proyek perumahan yang diberi label “Samawa Regency” type 36/120 meter persegi ini, diinisiasi PT Abdi Bangun Samawa (PT Abasa) sebagai upaya untuk mengembangkan lokasi tanah kering dan perkebunan (bukan sawah). Dengan letaknya yang strategis dan menjadi satu-satunya perumahan yang dibangun di pusat Kota Sumbawa Besar, tepatnya Kelurahan Uma Sima serta melebar ke Kecamatan Moyo Utara yang merupakan lokasi pengembangan kota, menjadi salah satu keunggulan dari proyek perumahan ini.
Tidak mengherankan sejak peletakan batu pertama beberapa bulan lalu, ratusan unit sudah terkapling, kendati pembangunan baru saja dimulai. Hal tersebut membuktikan jika animo masyarakat menyambut keberadaan rumah idaman “Samawa Regency” ini sangat tinggi.
Direktur PT Abasa, Amrullah yang ditemui saat meninjau lokasi, mengatakan, proyek perumahan ini bagian dari program Departemen Perumahan Rakyat Republik Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa NTB, khususnya dalam menyediakan rumah murah dan terjangkau.

Hal ini menjadi solusi seiring dengan pertumbuhan penduduk di Kota Sumbawa setiap tahunnya mengalami peningkatan dan adanya pendatang baru dari luar daerah, serta terbukanya peluang kerja. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan tempat tinggal yang semakin tinggi. Karenanya peluang bagi pihaknya dalam menyiapkan infrastruktur perumahan tersebut menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Konsep perumahan yang dibangun ungkap Am—akrap pria santun ini disapa, adalah mengacu pada pengembangan lokasi menjadi perumahan yang memenuhi criteria perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan nuansa asri, ramah lingkungan, dan terjangkau. Pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap dengan system indent dengan target penyelesaian keseluruhan sebagai tahap awal sebanyak 750 unit hingga tahap berikutnya yang direncanakan sebanyak 3.400 unit rumah dalam waktu 24 bulan. Mengutamakan efisiensi dan efektifitas dalam pembangunan serta melibatkan masyarakat setempat sebagai stakeholders dalam pekerjaan fisik konstruksi rumah.
Untuk diketahui beber Am, perumahan Samawa Regency ini terletak di daerah pemukiman yang telah menjadi daerah strategis dalam rencana tata kota di Kabupaten Sumbawa, daerah bebas banjir dan hanya sekitar 2000 meter sebelah selatan dari lokasi perumahan PPN Indah dan 1500 meter (perumahan BRI) serta pemukiman penduduk lainnya.
Ditambah lagi jaraknya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota serta kantor-kantor pemerintah dan RSUD Sumbawa. “Hanya membutuhkan waktu 3-5 menit ke kantor Bupati, Bandara Sultan kaharuddin, pasar, bank, mall dan fasilitas umum lainnya, dengan dukungan kondisi jalan yang memadai,” katanya.

Ini tentunya memudahkan penghuninya untuk melakukan kegiatan rutinitas seperti bekerja, berbelanja, berwisata dan lainnya.
Ia berharap penyelesaian pembangunan Proper Samawa Regency ini dapat terlaksana sesuai time schedule yang telah direncanakan, sehingga mimpi masyarakat terutama di Kabupaten Sumbawa untuk mendapatkan rumah idaman menjadi kenyataan. (*)











