SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (5 November 2026) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumbawa mengambil peran strategis dalam menyukseskan Lomba Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tingkat Provinsi NTB. Tidak hanya mendukung pelaksanaan lomba, Satpol PP juga memperkuat aspek ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas) melalui pendampingan terhadap kader Posyandu.
Pendampingan tersebut dilakukan terhadap Posyandu Mutiara Desa Lenangguar, Kecamatan Lenangguar, dan Posyandu Delima Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, saat mengikuti penilaian lomba yang berlangsung pada 4-5 November 2026.
Keterlibatan Satpol PP ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang kini mengintegrasikan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta Trantibumlinmas.
Sebelum pelaksanaan lomba, Satpol PP Kabupaten Sumbawa telah melakukan penyuluhan dan pembinaan kepada kader Posyandu, khususnya terkait indikator pelayanan bidang Trantibumlinmas.
Pembinaan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi kader bersama masyarakat dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban lingkungan. Selain itu, kader juga didorong memiliki kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat, potensi bencana, hingga bahaya kebakaran di lingkungan desa maupun kelurahan.
Saat penilaian berlangsung, Satpol PP turut memberikan pendampingan langsung kepada kader dalam menyampaikan serta mengimplementasikan indikator Trantibumlinmas di hadapan dewan juri.
Kepala Satpol PP Kabupaten Sumbawa, Abdul Haris, S.Sos., mengatakan keterlibatan institusinya merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan Posyandu 6 SPM.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Satpol PP untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan pengetahuan mengenai penerapan aspek Trantibumlinmas dalam Posyandu terintegrasi.
“Terlebih, tahun 2026 menjadi tahun pertama pelaksanaan Posyandu dengan pendekatan integrasi enam bidang SPM. Karena itu, diperlukan koordinasi, kolaborasi, serta pemahaman bersama dari seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujarnya.
Abdul Haris berharap melalui pendampingan ini, kader Posyandu tidak hanya menjadi penggerak pelayanan kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan tenteram.
Ia menegaskan, peningkatan pelayanan SPM bidang Trantibumlinmas akan terus dilakukan Satpol PP Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, Jarot-Ansori.
Abdul Haris juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, terutama dalam kebijakan, program, dan anggaran yang telah berjalan.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bupati dan Wakil Bupati. Kami berharap pada tahun-tahun mendatang dukungan anggaran semakin ditingkatkan agar program peningkatan SPM Trantibumlinmas dapat berjalan lebih optimal,” pungkasnya.
Melalui penguatan sinergi lintas sektor ini, Posyandu diharapkan semakin berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. (SR)






