SUMBAWA BESAR, Samawarea.com (3 November 2026) – Pengembangan kasus dugaan pencurian seekor sapi milik warga Desa Labangka, Kecamatan Labangka, Kabupaten Sumbawa, mulai membuahkan hasil. Setelah mengamankan Jumawan alias Awan (35), polisi kembali mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Kedua pria itu berinisial NV (25) dan AB (45), keduanya warga Desa Plampang, Kecamatan Plampang. Penangkapan dua pria ini setelah polisi menindaklanjuti hasil interogasi awal terhadap JW yang sebelumnya tertangkap saat membawa sapi milik Hasanuddin alias Heso.
Kapolsek Labangka, IPDA Imam Wahyudi, SH., M.Si yang dihubungi SAMAWAREA, Selasa (3/11), mengatakan, pengembangan kasus ini dilakukan pada Senin (2/11/2026) malam, berkoordinasi dengan personel Polsek Plampang.
Dalam tugas ini, Kapolsek memerintahkan Unit Intelkam bersama Unit Reskrim guna menelusuri keberadaan pria bernama NV beserta seorang rekannya yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
NV pun didatangi di rumahnya dan diminta datang ke Mapolsek Plampang untuk memberikan keterangan terkait dugaan pencurian sapi tersebut. Sekitar pukul 22.50 Wita, NV bersama rekannya AB yang dikenal dengan panggilan Bob datang ke Mapolsek Plampang.
Dalam pemeriksaan keduanya mengakui keterlibatan dalam kasus pencurian seekor sapi bersama JW. Setelah menjalani pemeriksaan hingga pukul 01.30 Wita, keduanya dibawa ke Mapolres Sumbawa untuk proses hukum lebih lanjut.
“Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Labangka maupun Plampang, menyusul adanya informasi keresahan warga terkait dugaan maraknya pencurian hewan ternak dalam beberapa waktu terakhir,” kata Kapolsek.
Sebelumnya, kasus ini bermula ketika Hasanuddin memergoki mobil Daihatsu Grand Max yang membawa sapi miliknya di tanjakan Unter Rengat, Jalan Lintas Plampang-Labangka. Setelah memastikan sapi tersebut merupakan miliknya, Hasanuddin kemudian membawa ternak itu pulang.
Peristiwa tersebut sempat memicu kemarahan warga hingga JW menjadi sasaran amukan massa dan kendaraan yang digunakannya mengalami kerusakan. Polisi kemudian bergerak cepat mengevakuasi JW untuk menghindari aksi main hakim sendiri. (SR)






