SUMBAWA BESAR, samawarea.com (27 Agustus 2026) — Hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025 tidak ingin hanya berhenti menjadi dokumen organisasi. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Sumbawa mendorong agar hasil Rakernas tersebut benar-benar diterapkan hingga tingkat kecamatan dan desa, serta memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Pesan itu mengemuka dalam Sosialisasi Hasil Rakernas X PKK Tahun 2025 yang digelar TP-PKK Kabupaten Sumbawa di Aula H. Madelaoe ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran TP-PKK dari 24 kecamatan. Peserta terdiri dari Ketua TP-PKK Kecamatan, Wakil Ketua, Ketua Pokja I, II, III dan IV, serta para sekretaris TP-PKK kecamatan.
Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, Dra. Hj. Sudarti Mohamad Ansori, mengatakan sosialisasi tersebut penting agar hasil Rakernas X PKK dapat dipahami secara utuh dan diterjemahkan menjadi program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut Rakernas X PKK yang berlangsung di Samarinda pada 8 Juli 2025 menghasilkan tiga dokumen strategis yang menjadi pedoman pelaksanaan gerakan PKK periode 2025–2029.
Ketiga dokumen tersebut masing-masing dituangkan dalam Buku I tentang Rencana Induk Gerakan PKK Tahun 2025–2029, Buku II tentang Program Unggulan Tahun 2025–2029, serta Buku III mengenai Petunjuk Teknis Tata Kelola Kelembagaan PKK.
“Ini bukan hanya soal administrasi organisasi, tetapi bagaimana hasil Rakernas bisa diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Sudarti.
Menurutnya, visi gerakan PKK berupa terwujudnya keluarga yang berdaya dan sejahtera untuk mendukung anak menuju Indonesia Emas 2045 sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat Sumbawa.
Karena itu, implementasi program PKK ke depan perlu diarahkan pada sejumlah isu strategis, mulai dari pemberdayaan manusia dan perempuan, ketahanan pangan, penanggulangan kemiskinan hingga penguatan ekonomi keluarga.
Program tersebut, kata dia, harus menyentuh persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Di antaranya perhatian terhadap ibu hamil dan balita, pola asuh anak, ketahanan pangan keluarga, pendidikan, pengembangan UMKM hingga kepedulian terhadap lingkungan.
Sosialisasi juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran TP-PKK sekaligus memperkuat tata kelola organisasi.
Sekretaris TP-PKK Kabupaten Sumbawa, Ir. Irin Wahyu Indarni, dalam laporannya menyampaikan bahwa pemahaman yang sama terhadap hasil Rakernas sangat diperlukan agar arah kebijakan dan program kerja PKK dapat dilaksanakan secara seragam pada setiap jenjang.
Selain penyamaan persepsi, kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan tata kelola administrasi sesuai hasil Rakernas serta memperkuat kelembagaan TP-PKK dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan kelompok-kelompok PKK.
Dengan melibatkan seluruh kecamatan, hasil sosialisasi diharapkan dapat diteruskan kepada jajaran PKK di tingkat bawah sehingga implementasinya tidak terputus di tingkat kabupaten.
Sudarti pun berharap seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan baik dan mampu membawa materi yang diperoleh untuk diterapkan di wilayah masing-masing.
“Harapannya, hasil Rakernas X ini dapat diimplementasikan secara berkesinambungan sehingga semakin memperkuat peran PKK sebagai wadah pemberdayaan keluarga dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Seluruh jajaran TP-PKK Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat menjadikan hasil Rakernas X sebagai pijakan bersama dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga dan pengabdian kepada masyarakat. (SR)






