Sumbawa Dipercaya Jadi Tuan Rumah Rakernas JKPI 2028, Bupati Minta Persiapan Dimulai

oleh -147 Dilihat

TERNATE, samawarea.com (28 Agustus 2026) — Kabupaten Sumbawa dipercaya menjadi tuan rumah Pertemuan/Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tahun 2028. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rakernas JKPI XII yang berlangsung di Ternate, 26–30 September.

Sebelumnya, Kota Bandung telah ditetapkan sebagai tuan rumah Rakernas JKPI tahun 2027 melalui Rakernas di Yogyakarta pada 2025.

JKPI merupakan wadah kerja sama antarpemerintah kabupaten/kota yang memiliki komitmen untuk melestarikan pusaka alam dan pusaka budaya sebagai bagian dari modal pembangunan daerah.

Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP.,yang dihubungi samawarea.com, Jumat (28/8/26), mengatakan, kepercayaan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus tantangan bagi Kabupaten Sumbawa. Karena itu, berbagai persiapan harus dilakukan sejak jauh hari.

“Sumbawa harus bersiap dan berbenah untuk menjadi tuan rumah yang akan datang delegasi jaringan kota pusaka dari seluruh Indonesia,” kata Bupati yang saat Rakernas mengenakan pakaian berbahan kain pemberian Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Hingga saat ini sebut Bupati, JKPI telah beranggotakan 79 kabupaten/kota. Dengan demikian, penyelenggaraan Rakernas di Sumbawa diperkirakan akan menghadirkan sekitar 79 delegasi dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran para delegasi tersebut, lanjut Bupati, membutuhkan kesiapan yang matang, terutama menyangkut akomodasi, transportasi, konsumsi, souvenir, hingga berbagai kebutuhan selama kegiatan berlangsung.

“Sekitar 79 delegasi akan datang ke Sumbawa. Tentu harus dipersiapkan akomodasi, transportasi, konsumsi, souvenir dan lainnya selama lima atau enam hari,” ujarnya.

Bupati berharap momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi JKPI, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Kabupaten Sumbawa untuk memperkenalkan kekayaan pusaka alam dan budaya yang dimiliki kepada masyarakat luas dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, penyelenggaraan Rakernas JKPI dapat menjadi momentum strategis untuk mendorong promosi pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif serta berbagai potensi daerah.

Karena itu, seluruh pihak terkait diminta mulai melakukan pembenahan dan mempersiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan secara terencana, sehingga Kabupaten Sumbawa benar-benar siap ketika menjadi tuan rumah pada 2028 mendatang. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *