Santunan untuk Nelayan dan Perlindungan Petugas BPS Warnai Apel Syukur Kabupaten Sumbawa Barat

oleh -115 Dilihat

SUMBAWA BARAT, samawarea.com (30 Juni 2026) – Apel Syukur yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) berlangsung penuh makna. Selain menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan pembangunan daerah, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Dalam apel tersebut, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta kepada ahli waris almarhum Amrin, seorang nelayan di Kabupaten Sumbawa Barat. Santunan tersebut merupakan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan yang diberikan kepada peserta sebagai bentuk perlindungan bagi keluarga ketika pencari nafkah meninggal dunia.

Selain itu, dilakukan pula penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada petugas Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS). Langkah ini menjadi bentuk sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dan BPS dalam memberikan perlindungan kepada petugas yang menjalankan tugas di lapangan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sumbawa, Ni Luh Putu Martini, mengatakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Menurutnya, santunan yang diserahkan menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan kepada pekerja beserta keluarganya.

“Kami berharap manfaat ini dapat meringankan beban ahli waris sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pekerja rentan seperti nelayan, petani, pedagang, maupun pekerja mandiri lainnya agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Begitu pula petugas Sensus Ekonomi BPS, kami ingin memastikan mereka dapat menjalankan tugas dengan rasa aman karena telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas perlindungan bagi masyarakat.

Ia menegaskan, Pemkab KSB terus berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Penyerahan santunan kepada ahli waris almarhum Amrin menjadi pengingat bahwa perlindungan sosial memiliki manfaat yang sangat besar bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami juga menyambut baik perlindungan bagi petugas Sensus Ekonomi BPS agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan aman dan nyaman. Semoga semakin banyak pekerja di Kabupaten Sumbawa Barat yang terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan,” kata Amar.

Melalui momentum Apel Syukur tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bersama BPJS Ketenagakerjaan berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat. Dengan demikian, semakin banyak pekerja, terutama di sektor rentan, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, produktif, dan terlindungi dari berbagai risiko kerja maupun risiko sosial. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *