Kebakaran Jelang Sahur di Terujung Tarano, Dua Rumah Hangus Dua Warga Terluka

oleh -450 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (2 Maret 2026) – Ketenangan warga di Dusun Trujung, Desa Labuhan Aji, Kecamatan Tarano, Senin (2/3) dini hari menjelang sahur, seketika berubah kepanikan.

Warga berhamburan keluar rumah karena api berkobar hebat melahap Dua rumah panggung beserta isinya. Api cepat membesar karena rumah tersebut terbuat dari bahan yang mudah terbakar.

Karena menggunakan air seadanya, warga tdak bisa berbuat banyak sehingga api merambat ke empat rumah lainnya. Api berhasil dilokalisir dan dipadamkan setelah petugas dari Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Damkartan) tiba di lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Sumbawa, H. Sahabuddin S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.56 Wita. Pihaknya menerima laporan dari masyarakat dan tiba di lokasi sekitar pukul 03.10 Wita. Sementara bantuan dari Regu 2 Zona Plampang tiba pukul 03.30 Wita dan langsung melakukan pemadaman.

Pemadaman dilakukan dengan mengerahkan dua unit mobil fire truck. Personel yang terlibat antara lain Danpos Zona Empang, Danru 2 Zona Empang, Danru 2 Zona Plampang, anggota regu dari kedua zona, anggota Koramil Tarano, aparat desa, serta masyarakat setempat.

Api menghanguskan dua rumah panggung milik H. Pacing dan Darfiah. Selain itu, satu sepeda motor, dua mesin speed boat, jaring penangkap ikan, serta kayu bahan pembuatan sampan ikut terbakar.

Empat rumah di sekitarnya turut terdampak, masing-masing dua rumah mengalami kerusakan pada bagian emper, dan dua rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian lesplang atap.

Menurut Kadis, api diduga berasal dari salah satu rumah yang sudah tidak ditempati pemiliknya, kemudian merembet ke rumah di sebelahnya. Kondisi rumah berbahan kayu serta tiupan angin laut yang cukup kencang menyebabkan api cepat membesar.

“Berkat kesigapan petugas dan gotong royong warga, api berhasil dipadamkan dan dilokalisir sehingga tidak meluas ke bangunan lain,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, dua warga mengalami luka saat membantu pemadaman karena terkena seng dan telah mendapatkan penanganan di puskesmas setempat.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Sementara itu, total kerugian ditaksir mencapai kurang lebih Rp 500 juta,” ungkapnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *