Bawa Panah, Seorang Remaja Nyaris Diamuk Massa

oleh -803 Dilihat

DOMPU, samawarea.com (19 Maret 2026) – Tim Jatanras Polres Dompu menunjukkan respon cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mengamankan seorang terduga yang kedapatan membawa senjata tajam jenis panah, Rabu (18/3) malam sekitar pukul 22.30 Wita.

Terduga berinisial RP (16), pelajar asal Desa Matua, Kecamatan Woja ini diamankan dan dievakuasi karena terkepung warga yang hendak menghakiminya.

Dari tangan remaja tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa satu buah anak panah.

Penindakan tersebut berlangsung di Lingkungan Renda, Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, saat petugas melaksanakan patroli cipta kondisi (Cipkon) dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di bulan suci Ramadhan.

Kronologis kejadian, bermula saat Tim Jatanras Polres Dompu melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Di tengah kegiatan tersebut, petugas menerima informasi dari warga terkait adanya seorang remaja yang membawa panah dan hampir diamuk massa.

Menindaklanjuti laporan itu, tim langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas segera mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lalu membawanya ke Mapolres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Dompu, AKP Masdidin, S.H., membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang remaja yang membawa senjata tajam dan saat ini tengah menjalani proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas IPTU I Nyoman Suardika menegaskan bahwa pihak kepolisian terus meningkatkan intensitas patroli, terutama selama bulan Ramadhan, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Hindari membawa senjata tajam yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi, sehingga potensi gangguan kamtibmas dapat segera diantisipasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu tugas kepolisian. Sinergi ini sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama, terlebih di bulan suci Ramadhan,” tandasnya.

Polres Dompu menegaskan komitmennya untuk terus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, demi kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *