SUMBAWA BESAR, samawarea,com (13 Januari 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, kembali menegaskan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan hidup sebagai penopang utama keberlangsungan kehidupan di Kabupaten Sumbawa. Penegasan tersebut disampaikan saat melaksanakan safari penanaman pohon tahap ke-7 di Desa Tepal, Kecamatan Batulanteh, Senin (12/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Sumbawa, Dandim 1607/Sumbawa, Sekda, para Asisten, Staf Ahli, Ketua PKK, Ketua GOW, para Kepala OPD, Kepala Desa Tepal, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Haji Jarot menyebut Kecamatan Batulanteh sebagai jantungnya Pulau Sumbawa. Menurutnya, kerusakan hutan di wilayah tersebut akan berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat Sumbawa secara keseluruhan.
“Jantung Sumbawa ada di Kecamatan Batulanteh. Jika hutan rusak, maka kehidupan di Sumbawa juga akan rusak. Tolong laporkan kepada kepala desa apabila ada yang melakukan illegal logging. Tidak boleh merambah hutan karena itu akan menghancurkan masa depan anak cucu kita,” tegas Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memuji keindahan alam Sumbawa dan berkomitmen menjadikan daerah ini semakin hijau dan lestari. Penanaman pohon dilakukan di kebun mini SDN Desa Tepal sekaligus melaunching program “SITEPAL GRA”.
“Semoga kepala sekolah, para guru, dan seluruh siswa bisa menjaga serta merawat pohon-pohon ini dengan baik,” harapnya.
Bupati juga menekankan pentingnya kepedulian lingkungan bagi generasi muda. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam demi terwujudnya Sumbawa yang maju, lestari, unggul, dan sejahtera.
Usai penanaman di kebun mini SDN Tepal, rombongan Bupati melanjutkan kegiatan penanaman pohon di puncak gunung Desa Tepal. Pada tahap ke-7 ini, sebanyak 2.500 pohon ditanam, terdiri dari kopi, kemiri, sengon laut, dan durian.
“Insya Allah, kita targetkan Desa Tepal menjadi kawasan agrowisata Kabupaten Sumbawa. Penanaman ini juga untuk menjaga mata air, hutan, sekaligus mendorong pertanian dan ekonomi lokal, terutama komoditas kopi dan kemiri,” jelas Bupati.
Ia menambahkan, program penanaman pohon akan terus berlanjut sebagai upaya meningkatkan kualitas lingkungan hidup serta kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga hutan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan kepada pengurus Masjid Nurul Iman Desa Tepal. Bupati Sumbawa menyerahkan bantuan sebesar Rp 10 juta untuk perbaikan tempat wudhu dan toilet masjid.
“Bantuan ini merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dengan Baznas Sumbawa. Kami bantu seadanya hari ini, mudah-mudahan ke depan bisa lebih besar setelah ada permohonan resmi,” pungkasnya. (SR)






