SUMBAWA BESAR, samawarea.com (22 Januari 2026)– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Uma Beringin Yayasan Bestungil Karya Mandiri, Kecamatan Unter Iwis, menghadirkan menu spesial berbasis kearifan lokal Sumbawa bagi para penerima manfaat.
Menu tersebut sengaja disiapkan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Sumbawa.
Kepala SPPG Uma Beringin, Bagus Firdaus, S.M., M.M, didampingi Ahli Gizi Nabila Aini, S.T.P. serta Head Chef Sudrajat, Kamis (22/1/26) menjelaskan bahwa menu yang disajikan selama pekan peringatan HUT Kabupaten disesuaikan dengan ciri khas kuliner daerah, sekaligus tetap memenuhi standar gizi seimbang.
“Hari ini kami menyajikan menu singang, namun tanpa ikan laut karena pada hari Senin kemarin sudah menggunakan menu berbahan ikan (lalapan ikan bila dan dori crispy). Hari Selasa kemarin menggunakan nasi goreng empal sirabage. Hari Rabu abon ayam, dan Kamis ini kami akan menyajikan singang udang,” beber Bagus Firdaus.
Menu singang yang disajikan menggunakan singang muda dengan protein hewani dari udang, dipadukan protein nabati dari kacang asin, sayuran berupa sawi putih dan wortel, serta buah anggur sebagai sumber vitamin. Menu tersebut disajikan bersama nasi sebagai sumber karbohidrat.
Menurutnya, penyusunan menu ini tidak hanya untuk memperingati HUT Kabupaten Sumbawa, tetapi juga untuk memastikan makanan yang diberikan memenuhi empat unsur gizi utama. “Menu SPPG harus mencakup karbohidrat, protein hewani, protein nabati, serat dari sayuran, serta vitamin dari buah,” terangnya.
Bagus menambahkan, pemilihan menu khas Sumbawa bertujuan agar momentum peringatan HUT Kabupaten benar-benar terasa dan memiliki nilai edukasi budaya bagi para penerima manfaat.
Saat ini, SPPG Uma Beringin melayani 77 kelompok penerima manfaat yang mencakup lembaga pendidikan dan layanan kesehatan. Total penerima manfaat mencapai 3.839 orang, terdiri dari peserta didik PAUD/TK, kelompok bermain, RA, SD, SMP, hingga SMK, serta kelompok 3B melalui posyandu, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
“Dari total penerima manfaat tersebut, sebanyak 795 orang berasal dari kelompok posyandu, sementara selebihnya merupakan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan,” pungkasnya. (SR)






