MATARAM, samawarea.com (15 Desember 2025) — Malam Puncak Pemilihan Putri Indonesia NTB 2026 berlangsung penuh inspirasi dan semangat kolaborasi. Ketua Dekranasda NTB, Bunda Sinta M. Iqbal, hadir memberikan pesan mendalam kepada para finalis dan generasi muda perempuan Nusa Tenggara Barat tentang makna kecantikan sejati yang tidak semata-mata diukur dari fisik, tetapi dari karakter dan keberanian membawa perubahan.
Dalam sambutannya di Mataram, Minggu (14/12/2025) malam, Bunda Sinta menegaskan bahwa kecantikan sejati terletak pada nilai-nilai yang dihidupi oleh seorang perempuan.
“Hari ini kita belajar mengukuhkan bahwa cantik itu bukan hanya fisik, tetapi karakter, sosok yang berani membawa perubahan,” ujarnya.
Sebanyak 12 finalis terbaik tampil memukau setelah melewati rangkaian seleksi ketat. Bunda Sinta memberikan apresiasi kepada Yayasan Putri Indonesia NTB yang konsisten menjadikan ajang ini sebagai ruang pembinaan perempuan muda berprestasi, sekaligus pintu menuju panggung nasional.
“Anak-anak saya hari ini luar biasa. Ada 12 kandidat yang sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik. Kegiatan seperti ini penting karena bukan hanya menampilkan prestasi NTB, tetapi juga melahirkan gerakan positif bagi generasi muda perempuan,” tandasnya.
Ia menekankan bahwa menjadi Putri Indonesia bukan sekadar gelar atau ajang seremonial, melainkan amanah jangka panjang sebagai role model bagi masyarakat. Nilai-nilai yang dibangun selama proses seleksi akan melekat sepanjang perjalanan hidup para finalis.
“Sekali menjadi Putri Indonesia, selamanya akan membawa identitas itu. Sekali menjadi role model, maka selamanya akan dituntut memberi teladan,” tegasnya.
Bunda Sinta juga memberikan semangat kepada para finalis yang sempat merasakan keraguan di awal perjalanan. Menurutnya, keberanian untuk melangkah dan mengikuti seluruh proses sudah menjadikan semua peserta sebagai pemenang.
“Semua hebat. Semua pemenang hingga yang terpilih menjadi Putri Indonesia NTB 2026. Ini adalah kompetisi, tetapi jangan dipandang sebagai persaingan yang tidak sehat. Hari ini yang kita butuhkan adalah kolaborasi,” ujarnya.
Ia meyakini, kolaborasi dari 12 finalis akan menjadi kekuatan besar dalam membawa Provinsi NTB melangkah lebih jauh, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Saya yakin dari 12 adik-adik yang ikut ini, ketika berkolaborasi maka akan membawa kekuatan besar yang membawa Provinsi NTB ke skala yang lebih besar dan lebih baik ke depannya,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bunda Sinta menitipkan pesan agar generasi muda NTB terus bergerak bersama, berkontribusi aktif, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah.
“NTB tidak pernah berhenti membutuhkan generasi muda. Teruslah bergerak, berkolaborasi, dan menjadi cahaya perubahan,” pungkasnya.
Malam Puncak Putri Indonesia NTB 2026 pun menjadi lebih dari sekadar ajang pemilihan, melainkan ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan perempuan NTB yang siap bersaing serta memberi dampak nyata bagi masa depan daerah. (SR)






