Personel Terbatas, Kinerja Maksimal, BNNK Sumbawa Catat Capaian Signifikan Sepanjang 2025

oleh -741 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (23 Desember 2025) — Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumbawa, AKBP Denny Priadi, S.Sos, memaparkan capaian kinerja, kondisi organisasi, serta hasil pemberantasan narkotika sepanjang tahun 2025 dalam Jumpa Pers Akhir Tahun yang digelar di Aula Kantor BNNK Sumbawa, Senin (22/12/2025).

Dalam jumpa wartawan tersebut, AKBP Denny Priadi didampingi Kasubag Umum Ahmady, Ibnu Trijananda, SE, Nita Sasmita selaku Asisten Konselor, Taufik Hidayat, S.Pd (Humas BNN), serta Mayang Silvi Kurnia, SKM selaku Penyuluh Narkoba.

AKBP Denny mengungkapkan, hingga akhir 2025 BNNK Sumbawa memiliki 28 personel, yang terdiri dari 1 personel Polri, 6 ASN, 6 PPPK, dan 15 PPPK Paruh Waktu. Idealnya personil BNN Sumbawa sebanyak 144 dengan kompetensi yang beragam.

Ia juga menyampaikan bahwa kantor BNNK Sumbawa dan Klinik Pratama BNNK Sumbawa masih berstatus pinjam pakai dari Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa. Ia berharap dapat dihibahkan agar kinerja dan pelayanan  lebih optimal.

Dari sisi anggaran, BNNK Sumbawa pada tahun 2025 memperoleh total anggaran sebesar Rp 1.462.577.000, yang setelah dilakukan penghematan dan efisiensi untuk mendukung program nasional menjadi Rp 1.271.478.000. Anggaran tersebut dialokasikan untuk Bagian Umum sebesar Rp 909.237.000, Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Rp 180.398.000, Seksi Rehabilitasi Rp 120.918.000, serta Seksi Pemberantasan Rp 60.925.000.

Wilayah kerja BNNK Sumbawa meliputi 24 kecamatan, 8 kelurahan, dan 157 desa. Berdasarkan SK Kepala BNNK Sumbawa Nomor Kep/18/11/Ka/PC.01.00/2025/BNNKab, telah ditetapkan Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat sebagai Desa Bersih Narkoba (Bersinar) dengan status Siaga.

Dalam bidang pencegahan, BNNK Sumbawa telah melaksanakan berbagai program, di antaranya Posyandu Bersinar, rapat koordinasi advokasi ketahanan keluarga, workshop ketahanan keluarga anti narkoba, pembentukan remaja teman sebaya, layanan informasi P4GN media luar ruang, hingga monitoring dan evaluasi intervensi sumber daya pembangunan desa. Sepanjang 2025, kegiatan sosialisasi P4GN dilaksanakan sebanyak 56 kali dengan total 10.586 peserta dar unsur pemerintah, pendidikan, swasta, dan masyarakat.

BNNK Sumbawa juga melakukan terobosan melalui program SARAPAN (Sapa Rama Peno) Bareng BNN yang dilaksanakan dalam kegiatan Car Free Day Samota, serta menjalankan Gerakan Nasional ANANDA BERSINAR, yang menitikberatkan penguatan keluarga dan pemberdayaan generasi muda sebagai garda terdepan pencegahan narkoba.

Pada bidang pemberdayaan masyarakat, BNNK Sumbawa melaksanakan advokasi kebijakan Kota Tanggap Ancaman Narkoba, workshop dan bimbingan teknis penggiat P4GN, serta kegiatan tes urine sebanyak 33 kali dengan jumlah peserta 1.170 orang.

Sementara itu, capaian bidang rehabilitasi menunjukkan hasil sangat signifikan. Pelayanan rehabilitasi mencapai 545 persen, dengan 131 orang dari target 24 orang. Pelayanan SKHPN mencapai 102 persen dengan 230 surat, serta rawat lanjut rehabilitasi mencapai target 100 persen. Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) Berkelanjutan di Desa Moyo Mekar bahkan masuk 13 besar IBM terbaik se-Indonesia.

Di bidang pemberantasan, BNNK Sumbawa bersama Polres Sumbawa berhasil mengungkap berbagai kasus besar narkotika. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, tercatat 68 kasus dengan 103 tersangka, terdiri dari 98 laki-laki dan 5 perempuan. Barang bukti yang diamankan antara lain sabu seberat bruto 751,05 gram (netto 601,39 gram) serta ganja bruto 569,53 gram (netto 532,28 gram).

Beberapa operasi besar di antaranya Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkoba di Kecamatan Alas, operasi gabungan di Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir dengan barang bukti 52 paket sabu dan uang tunai lebih dari Rp 103 juta, serta operasi di Desa Maman Kecamatan Moyo Hulu dengan sejumlah tersangka dan barang bukti sabu.

AKBP Denny Priadi menegaskan, meski dengan keterbatasan personel dan sarana, BNNK Sumbawa akan terus berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor dalam memerangi peredaran gelap narkotika demi melindungi generasi muda dan menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Sumbawa. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *