Hadapi 2026, Pemkab Sumbawa Dorong UMKM Tingkatkan Digitalisasi dan Ketahanan Usaha

oleh -362 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (12 Desember 2025) — Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong daya saing UMKM melalui penyelenggaraan Business Talk 2025 bertema “Bongkar Rahasia Bisnis Sustain dan Potensial di Tahun 2026”. Kegiatan ini dihadiri Ketua GOW Kabupaten Sumbawa, Ketua Organisasi Kabupaten Sumbawa, DPC IWAPI beserta pengurus, pelaku UMKM, serta para peserta Business Talk.

Acara resmi dibuka Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bidang Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan, Rosmin Junaidi, S.Pt., M.Si, yang turut memberikan arahan terkait tantangan dunia usaha ke depan.

Dalam sambutannya, Rosmin menegaskan bahwa dinamika bisnis global menuntut UMKM untuk beradaptasi dengan cepat, terutama dalam hal digitalisasi, inovasi, dan keberlanjutan usaha.

“Digitalisasi UMKM, penyediaan ruang kolaborasi, hingga pemberdayaan usaha perempuan adalah fokus utama yang terus kita dorong. Namun pemerintah tidak akan kuat bergerak tanpa adanya gerakan masyarakat. Karena itu saya mengajak seluruh peserta untuk benar-benar memanfaatkan forum ini sebagai momentum menambah wawasan dan membangun jejaring,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap IWAPI Kabupaten Sumbawa yang dinilai konsisten memberikan ruang edukasi serta pemberdayaan bagi perempuan pelaku usaha.

“IWAPI telah membuktikan bahwa perempuan Sumbawa memiliki energi besar untuk membawa daerah ini lebih maju, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DWP IWAPI Kabupaten Sumbawa dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan UMKM dalam memasuki tahun 2026. Menurutnya, inovasi, ketahanan usaha, dan strategi bisnis berkelanjutan menjadi unsur wajib untuk menghadapi perubahan perilaku konsumen.

“Pelaku usaha harus lebih kreatif, memahami teknologi, dan mampu membangun identitas merek yang kuat. Dengan kolaborasi yang tepat, UMKM Sumbawa dapat menjadi kekuatan ekonomi yang tak tergantikan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan baru mengenai pentingnya digitalisasi, inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan dalam menyongsong lanskap bisnis 2026. Para peserta juga diharapkan dapat membangun jejaring baru serta merancang strategi usaha yang lebih relevan dengan perkembangan pasar.

Business Talk 2025 menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, IWAPI, dan pelaku UMKM dalam membangun ekonomi daerah yang Unggul, Maju, dan Sejahtera. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *