Pencari Gurita Ditemukan Tewas Tenggelam

oleh -653 Dilihat

LOMBOK UTARA, samawarea.com (2 Oktober 2025) Seorang nelayan asal Dusun Jambianom, Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, ditemukan meninggal dunia di perairan selatan Gili Meno, Senin (30/9). Korban bernama Udiah (55), dilaporkan hilang sejak pagi hari saat tengah memancing gurita menggunakan perahu tradisional.

Tim gabungan dari Polairud Polres Lombok Utara, Basarnas, dan unsur terkait menggelar operasi pencarian setelah perahu milik korban ditemukan dalam kondisi kosong tanpa awak sekitar pukul 10.00 Wita, di kawasan perairan Takut Lanter, selatan Gili Meno.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta S.I.K., melalui Kasat Polairud AKP I Gusti Made Suarjaya, membenarkan penemuan jenazah korban sekitar pukul 10.35 Wita.

“Setelah menerima laporan, kami segera bergerak ke lokasi, memeriksa saksi-saksi, dan melaksanakan giat pencarian di area yang dicurigai. Alhamdulillah, korban berhasil ditemukan, meski dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” terang AKP Suarjaya.

Diketahui, korban berangkat melaut sejak pukul 06.00 Wita untuk mencari gurita, namun tidak kunjung kembali hingga siang hari. Temuan perahu kosong memicu kekhawatiran warga dan mendorong laporan resmi kepada pihak berwajib.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas setempat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman. “Pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban,” tambahnya.

Penyebab pasti kecelakaan laut ini masih dalam penyelidikan. Namun dugaan awal mengarah pada faktor cuaca atau kondisi laut yang tidak bersahabat.

Pihak kepolisian kembali mengimbau seluruh nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.

“Kami minta para nelayan untuk senantiasa menggunakan alat keselamatan, seperti jaket pelampung, dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat,” tutup AKP Suarjaya. (SR)

 

hpn2026 nusantara pilkada NU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *