DOMPU, samawarea.com (10 Agustus 2025) – Dusun Maulana, Desa Sorisakolo, Kecamatan Dompu, pada Sabtu malam (9/8/2025) sekitar pukul 23.50 Wita, sangat mencekam. Satu orang tewas ditebas parang, membuat massa bergerak membakar tiga rumah, dua mobil dan satu sepeda motor.
Untuk mengendalikan situasi, aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Dompu dan dukungan penuh personel Polres Dompu, termasuk Tim Khusus Jatanras, bergerak cepat.
Peristiwa ini dipicu dari meninggalnya korban berinisial AR (32), warga setempat setelah diserang pelaku berinisial AH (34) warga Lingkungan Kota Baru, Kelurahan Basa. Akibatnya korban mengalami luka serius di bagian leher
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tragis itu terjadi saat korban mendatangi rumah AN, yang saat itu tengah duduk bersama AH dan DN alias Din Tato. Tanpa diduga, pelaku AH langsung mengayunkan parang ke arah korban.
Karena terluka parah, korban meninggal dunia. Informasi penyerangan dan kematian korban cepat menyebar sehingga keluarga korban bergerak melakukan aksi pembakaran dan pengrusakan. Tiga rumah milik AN, IR dan AF dibakar. Selain itu dua unit mobil dan satu sepeda motor ikut menjadi sasaran amuk massa.
Kapolsek Dompu, IPDA Ade Helmi, SH, melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, SH, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Untuk penanganan di lapangan dilakukan secara sinergis.
“Selain personel Polsek, kami juga dibackup penuh oleh Tim Jatanras Polres Dompu. Kami langsung mengamankan lokasi, melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, dan mengendalikan massa agar kericuhan tidak meluas,” jelasnya, Minggu (10/8).
Untuk mencegah situasi memburuk, tim gabungan turut melaksanakan patroli intensif dan memperketat penjagaan di wilayah Sorisakolo. Aparat Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga diterjunkan untuk mendampingi warga dan melakukan pendekatan persuasif guna meredam emosi massa.
“Langkah-langkah preventif terus kami lakukan. Kami mengimbau seluruh warga agar tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak berwajib,” tegas AKP Zuharis.
Sedangkan pelaku AH sudah diamankan berkat koordinasi dan respon cepat tim gabungan. Hingga saat ini, situasi di Desa Sorisakolo dilaporkan kondusif. Aparat gabungan masih bersiaga untuk memastikan keamanan tetap terjaga. (SR)






